JAKARTA, Cobisnis.com - Kesehatan gigi sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, gigi adalah salah satu aset berharga yang mendukung penampilan seseorang.
Tanpa disadari, ada kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi dan menimbulkan masalah gigi, mulai dari berlubang, bau tak sedap, hingga sakit gigi.
Berikut dilansir dari timesofindia, ini lima kebiasaan buruk yang harus dihindari agar bebas dari permasalahan gigi. Yuk, disimak!
1. Menyikat gigi dengan keras
Ketika kita berpikir menyikat gigi dengan keras adalah cara agar gigi bersih, itu adalah salah. Menyikat gigi dengan keras dapat mengikis enamel (lapisan tipis yang melindungi gigi dari pembusukan dan sensitif)) akibatnya gigi akan berlubang yang tidak bisa dipulihkan. Ini dikarenakan lapisan enamel yang menipis secara perlahan.
2. Kebiasaan makan atau minum manis dan asam
Apakah kamu menyukai makanan asam dan manis? Lebih baik mulai sekarang dihindari, ya! Setiap kamu mengonsumsinya, gigi dapat terpapar yang secara bertahap dapat mengikis lapisan enamel.
Bahkan jika sudah rajin menyikat gigi pun tidak akan berpengaruh untuk kesehatan gigi. Untuk mengurangi paparan dari minuman manis atau asam, kamu bisa menggunakan sedotan unyuk meminumnya, misalnya minum teh, kopi, jus kemasan atau minuman bersoda.
3. Kurangnya hidarsi
Air liur adalah sistem pertahanan alamai mulut yang berfungsi menetralkan asam dan mengisu kembali mineral yang memperkuat email gigi. Namun, ketika seseorang dehidrsasi, mereka lebih memilih minum bersoda atau teh dan kopi ketimbang air mineral.
Jadi, kurangnya asupan air mineral dapat mengurangi air liur dan membuat email gigi rentan terpapar. Jadi, penting sekali untuk tetap terhidrasi adalah cara paling efektif untuk melindungi kesehatan gigi kamu.
4. Pemutih gigi
Segala cara dilakukan seseorang untuk mendapatkan gigi putih buatan dari bahan-bahan rumahan, seperti menggunakan baking soda dan perasan lemon.
Tentu bahan-bahan tersebut sangat berbahaya untuk gigi walau memang dapat mencerahkan gigi untuk sementara waktu. Bahan-bahan tersebut bersifat abrasif atau asamnya mempercepat erosi email gigi. Parahnya lagi, bisa saja membuat gigi kuning dan ssnsitif.
Cara yang lebih baik dan aman untuk mendapatkan gigi putih alami adalah dengan melakukan perawatan ke dokter gigi atau dengan menggunakan pasta gigi ringan yang mengandung fluoride yang melindungi sekaligus membersihkan gigi.
5. Menggunakan pasta gigi saja tidak cukup
Sebagian besar dari kita mungkin berpikir kakau pasta gigi saja sudah cukup membersihkan dan melindungi gigi agar tetap sehat. Tapi sayangnya', banyak pasta gigi hanya berfokus untuk kesegaran dan memutihkan gigi saja daripada melindungi enamel gigi. Jadi, membuat gigi lebih sensitif dan mengalami kerusakan.
Lebih baik gunakan pasta gigi khusus yang diformulasikan untuk melindungi gigi jangka panjang.