Aktivitas Semeru Meningkat, 14 Kali Erupsi dalam Sehari

Oleh Hidayat Taufik pada 04 May 2026, 13:44 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktivitas Gunung Semeru meningkat pada Senin, 4 Mei 2026. Gunung ini berada di perbatasan Malang dan Lumajang, Jawa Timur.

Sejak pagi, Semeru tercatat mengalami belasan kali erupsi. Oleh karena itu, petugas terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik.

Petugas pos pengamatan, Sigit Rian Alfian, melaporkan satu erupsi terjadi pukul 07.44 WIB. Saat itu, kolom abu mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak.

Selain itu, erupsi juga memicu awan panas guguran. Awan tersebut meluncur hingga sekitar 1,2 kilometer dari pusat erupsi.

Sementara itu, kolom abu terlihat putih hingga kelabu. Intensitasnya cukup tebal dan mengarah ke barat daya.

Di sisi lain, alat seismograf merekam aktivitas dengan amplitudo maksimum 12 mm. Durasi erupsi berlangsung lebih dari tiga menit.

Berdasarkan data Badan Geologi, Semeru mencatat 14 kali erupsi sejak pukul 05.38 WIB. Tinggi letusan bervariasi antara 500 hingga 1.200 meter.

Saat ini, status gunung berada di Level III atau Siaga. Karena itu, petugas melarang aktivitas di sektor tenggara, terutama di Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter. Hal ini penting karena potensi lahar bisa meluas hingga 17 kilometer.

Petugas juga mengingatkan warga agar tidak mendekati kawah dalam radius 5 kilometer. Area tersebut rawan terkena lontaran material pijar.

Namun demikian, masyarakat tetap harus waspada terhadap risiko lain. Ancaman tersebut meliputi awan panas, aliran lava, dan lahar di sungai yang berhulu di puncak Semeru.