JAKARTA, Cobisnis.com – Psikolog Anak dan Keluarga, Arijani Lasmawati, mengajak para orang tua untuk meluangkan waktu mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah. Menurutnya, kehadiran orang tua dapat menumbuhkan rasa aman dan mempermudah anak menyesuaikan diri dengan suasana belajar setelah menjalani masa liburan.
Arijani menjelaskan, perubahan dari rutinitas libur ke aktivitas sekolah kerap memicu rasa cemas pada anak. Oleh sebab itu, dukungan dan kehadiran orang tua menjadi bekal penting agar anak lebih percaya diri saat memasuki lingkungan yang baru.
Bagi orang tua yang tidak dapat hadir karena kesibukan bekerja, ia menyarankan agar anak tetap didampingi oleh anggota keluarga yang dipercaya, seperti paman, bibi, kakek, nenek, atau kerabat dekat. Pendampingan dari orang dewasa dinilai tetap penting untuk memberikan rasa nyaman kepada anak.
Selain itu, Arijani menyarankan orang tua mulai mengenalkan anak pada suasana sekolah sebelum hari pertama belajar, misalnya dengan mengajak mereka berlatih menyapa guru atau berinteraksi dengan teman baru. Cara tersebut diyakini dapat membantu anak lebih siap dan berani menghadapi lingkungan sekolah.
Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan pemerintah memberikan fleksibilitas kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) agar dapat mengantar dan mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.
Menurut Rini, momen awal sekolah memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pendampingan dari orang tua diharapkan mampu mengurangi kecemasan sekaligus memberikan dukungan emosional saat anak memulai pengalaman belajar di lingkungan yang baru.