JAKARTA, Cobisnis.com – Andrea Pirlo disebut semakin dekat untuk mengisi kursi pelatih kepala Tim Nasional Italia. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan mantan maestro lini tengah tersebut untuk mengikat kerja sama selama empat tahun.
Penunjukan Pirlo menjadi bagian dari langkah FIGC dalam membangun kembali kekuatan Gli Azzurri setelah tim nasional mengalami kegagalan tampil di putaran final Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut, yakni 2018, 2022, dan 2026.
Saat ini, Pirlo masih berstatus sebagai pelatih Dubai United yang berkompetisi di UAE First Division League. Meski begitu, proses negosiasi dengan FIGC disebut telah memasuki tahap akhir sehingga peluangnya kembali ke Italia semakin terbuka.
Nama Pirlo memiliki tempat istimewa dalam sejarah sepak bola Italia. Ketika masih aktif sebagai pemain, ia menjadi salah satu sosok penting yang mengantarkan Italia meraih gelar juara Piala Dunia 2006. Di level klub, ia juga mengoleksi berbagai trofi bergengsi bersama AC Milan dan Juventus.
Kariernya sebagai pelatih dimulai bersama Juventus pada musim 2020–2021. Walau hanya bertugas selama semusim, Pirlo mampu mempersembahkan dua gelar, yakni Coppa Italia dan Piala Super Italia.
Sebelum menjatuhkan pilihan kepada Pirlo, FIGC lebih dahulu melakukan pendekatan kepada Pep Guardiola. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut memilih tidak menerima tawaran itu usai menuntaskan kiprahnya bersama Manchester City. Federasi juga sempat mempertimbangkan Carlo Ancelotti, tetapi pembicaraan tidak berlanjut hingga tercapai kesepakatan.
Jika penunjukan tersebut resmi diumumkan, Pirlo akan menggantikan Gennaro Gattuso yang mengakhiri masa jabatannya pada April 2026. Ia diharapkan mampu mengembalikan daya saing Italia di pentas internasional sekaligus mengangkat kembali kepercayaan publik terhadap Gli Azzurri.