Apa Saja Isi Tas Siaga Bencana? Ini Daftar Lengkapnya

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 14 Sep 2026, 17:12 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Bencana alam dapat terjadi tanpa banyak waktu untuk bersiap. Karena itu, setiap keluarga perlu memiliki Tas Siaga Bencana yang bisa langsung dibawa saat harus meninggalkan rumah dalam kondisi darurat.

Tas ini disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga pada masa awal bencana. Persediaannya idealnya dapat menunjang kebutuhan selama sekitar 72 jam atau tiga hari, terutama ketika bantuan belum bisa segera datang.

Isi tas perlu disesuaikan dengan kebutuhan anggota keluarga. Beberapa barang dasar yang perlu disiapkan antara lain air minum, makanan tahan lama, pakaian ganti, perlengkapan kebersihan, serta obat-obatan.

Pakaian yang dibawa dapat berupa baju dan celana panjang, pakaian dalam, jaket, handuk, selimut darurat, hingga jas hujan. Untuk kebutuhan kesehatan, siapkan kotak P3K serta obat pribadi bagi anggota keluarga yang memiliki kebutuhan medis tertentu.

Peralatan penerangan juga penting ketika listrik terputus. Senter atau headlamp dapat dilengkapi baterai cadangan, sementara ponsel, pengisi daya, powerbank, dan radio dapat digunakan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi bencana.

Peluit sebaiknya turut dimasukkan karena dapat digunakan sebagai alat pemberi sinyal ketika seseorang membutuhkan bantuan. Masker juga berguna untuk melindungi pernapasan dari debu atau udara yang tercemar.

Kebutuhan transaksi juga perlu diperhitungkan dengan membawa uang tunai secukupnya. Dalam kondisi darurat, akses terhadap layanan perbankan atau jaringan komunikasi bisa saja terganggu.

Selain barang kebutuhan sehari-hari, dokumen penting perlu disiapkan. KTP, SIM, paspor, kartu keluarga, dan akta kelahiran dapat berupa dokumen asli atau salinan yang disiapkan untuk kebutuhan identifikasi dan administrasi.

Dokumen lain yang sebaiknya diamankan mencakup ijazah, sertifikat kepemilikan tanah dan kendaraan, buku tabungan, serta polis asuransi. Dokumen-dokumen tersebut penting karena proses penggantian atau pengurusannya dapat membutuhkan waktu jika rusak atau hilang.

Seluruh dokumen penting dan perangkat elektronik sebaiknya ditempatkan dalam wadah atau kantong kedap air. Langkah ini membantu mengurangi risiko kerusakan apabila tas terkena hujan atau air banjir.

Tas juga dapat dilengkapi perlengkapan tambahan seperti tali, peta, kertas dan alat tulis, serta foto anggota keluarga. Yang terpenting, tas ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau sehingga bisa segera dibawa ketika evakuasi diperlukan.

Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan setelah bencana terjadi. Dengan menyiapkan Tas Siaga Bencana sejak awal, keluarga memiliki bekal dasar untuk menghadapi situasi darurat dan dapat bergerak lebih cepat ketika kondisi mengharuskan evakuasi.