Asap Karhutla Terus Berulang, DPR Lirik Pesawat Pemadam Kebakaran Jepang

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 15 Oct 2026, 17:31 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mendorong penguatan sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengadaan pesawat pemadam kebakaran seperti yang digunakan Jepang.

Usulan tersebut muncul di tengah persoalan karhutla dan kabut asap yang berulang di sejumlah wilayah Kalimantan. Menurut Syarief, kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pencegahan dan penanganan bencana.

“Ini menjadi pelajaran bukan hanya bagi Kalimantan Barat, tetapi juga bagi wilayah Kalimantan secara keseluruhan. Kita di DPR sudah sering menyampaikan bahwa negara kita sangat rawan bencana, mulai dari gempa bumi hingga banjir besar,” kata Syarief, Rabu (14/10/2026).

Ia menilai karhutla yang memicu kabut asap perlu mendapat perhatian serius. Penambahan peralatan dan perlengkapan penanganan bencana dinilai penting agar upaya pemadaman dapat dilakukan lebih cepat.

“Tentu semuanya harus kita antisipasi, baik dengan menambah peralatan maupun perlengkapan lainnya. Mungkin ke depan kita juga perlu memiliki pesawat seperti yang digunakan Jepang agar ketika terjadi kebakaran, pemadaman bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Syarief berharap pengalaman menghadapi karhutla dan kabut asap dapat menjadi dasar perbaikan kesiapsiagaan bencana. Evaluasi diperlukan agar pemerintah dapat memperkuat langkah antisipasi ketika kebakaran kembali terjadi.

“Mudah-mudahan, ini menjadi pelajaran bagi kita untuk melakukan perbaikan ke depan,” tambahnya.

Selain menyoroti kebutuhan peralatan, Syarief turut menyinggung anggaran penanganan bencana. Ia mengatakan pemerintah pusat telah menyiapkan pos anggaran bagi pemerintah daerah untuk menangani bencana di wilayah masing-masing.

Menurutnya, anggaran tersebut perlu dimanfaatkan sesuai kebutuhan daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat menganggarkan dan menyerap dana yang tersedia untuk menangani persoalan bencana.

“Tentu sudah ada pos-pos anggaran yang disiapkan untuk pemerintah daerah. Saya kira pemerintah daerah akan menganggarkan dan menyerapnya sesuai dengan kebutuhan untuk menangani persoalan tersebut,” pungkas Syarief.

Usulan pengadaan pesawat pemadam menjadi salah satu gagasan yang disampaikan Syarief untuk memperkuat penanganan karhutla. Namun, dalam keterangannya, ia belum merinci jenis pesawat, kebutuhan anggaran, maupun skema pengadaan yang diusulkan.