JAKARTA, Cobisnis.com – Asuransi Jasindo memperkuat dukungan terhadap UMKM lokal di Nusa Tenggara Timur melalui program PEKEN Jasindo di Kupang. Inisiatif ini bertujuan mengangkat tenun khas NTT ke panggung ekonomi kreatif sekaligus menjaga keberlanjutan budaya.
Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan pelaku UMKM dan penenun lokal. Jasindo menyalurkan bantuan berupa food stall UMKM, showcase kriya, alat tenun, hingga benang tenun ikat sebagai kebutuhan produksi.
Langkah ini tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata. Bagi masyarakat NTT, tenun merupakan simbol identitas budaya yang sarat nilai sejarah dan diwariskan lintas generasi.
Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema, menegaskan pentingnya pelestarian budaya melalui pendekatan ekonomi. “Tenun bukan sekadar kain, melainkan identitas, cerita, dan kebanggaan masyarakat NTT,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan kepada penenun dan pelaku UMKM diharapkan menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memberikan dampak sosial nyata.
Kehadiran showcase kriya dalam kegiatan ini menjadi ruang promosi bagi hasil karya penenun. Dengan demikian, produk lokal dapat dikenal lebih luas dan meningkatkan apresiasi terhadap nilai seni tenun.
Representative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menilai program ini membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami ingin memastikan pelaku UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” ungkapnya.
Melalui PEKEN Jasindo, perusahaan berupaya mendorong ekonomi inklusif berbasis budaya. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian warisan budaya NTT.