JAKARTA, Cobisnis.com - Salah satu hal yang paling umum untuk kesehatan gigi dan mulut adalah dengan menggosok gigi secara rutin. Namun, banyak dari merek yang jarang mengetahui apakah sudah benar cara melakukannya.
Baru-baru ini, Dr. Mark Burhenne, dokter gigi yang berbasis di California menyoroti beberapa kesalahan umum dalam menggosok gigi melalui unggahan di Instagram. Dia memperingatkan para pengikutnya yaitu jangan pernah melakukan empat hal ini saat kamu menggosok gigi.
"Hindari melakukan empat hal ini, dan kamu akan melihat perbedaan besar dan gigi kamu akan jauh lebih sehat," ungkapnya seperti dikutip dari laman indianexpress, Kamis (16/07/2026).
Menurutnya, salah satu kesalahan utama yang ia identifikasi adalah menyikat gigi secara horizontal dengan agresif.
"Jangan gunakan gerakan menggergaji maju-mundur. Sikatlah hanya dengan gerakan melingkar yang lembut," ungkap Dr. Burhenne.
Bagi mereka yang menggunakan sikat gigi elektrik, ia menyarankan, jika menggunakan sikat elektrik gerakan melingkar tersebut sudah dilakukan oleh mesin pegang sikat dengan lembut di setiap gigi dan biarkan sikat tersebut yang bekerja.
Lebih lanjut, dokter gigi tersebut juga memperingatkan untuk tidak berkumur segera setelah menyikat gigi.
Ia lebih lanjut menekankan pentingnya memilih sikat gigi yang lebih lembut dan menggantinya secara teratur.
"Jangan gunakan bulu sikat sedang (medium). Gunakan yang sangat lembut (extra soft) saja. Orang-orang benar-benar meremehkan seberapa tajam bulu sikat dan seberapa besar kerusakan yang bisa ditimbulkannya," jelasnya.
Selain itu, dia juga menyarankan untuk perlu mengganti bulu sikat yang sangat lembut tersebut setiap empat hingga enam minggu sekali. "Tidak mengganti berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun akan menyebabkan gigi berlubang, gigi sensitif, dan penurunan gusi," tambahnya.
Lebih lanjut, menurut Dr. Niyati Arora, seorang ahli prostodontik di Krown Hub Dental Clinic, Pitampura, India mengatakan menyikat gigi saja tidak dapat membersihkan seluruh permukaan gigi. Jadi, kamu tetap perlu memeriksakannya langsung ke dokter gigi secara rutin.
"Teknik-teknik seperti menggunakan benang gigi (flossing), menyikat gigi dengan sikat interdental, dan pembersihan profesional yang juga dikenal sebagai scaling, sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut yang baik. Kebiasaan-kebiasaan ini membantu menghancurkan koloni bakteri di area yang sulit dijangkau yang dapat menyebabkan karies gigi dan masalah terkait gusi lainnya," bebernya.
Selain itu, menurut Dr. Arora kesehatan gigi dan mulut itu adalah gerbang biologis yang dapat memengaruhi kesehatan secara menyeluruh, misalnya penyakit periodontal kronis dapat menjadi sarang bakteri berbahaya yang masuk ke dalam aliran darah, sehingga meningkatkan risiko jangka panjang terkena penyakit kardiovaskular dan strok.
"Penelitian terbaru juga menyoroti hubungan antara kesehatan mulut yang buruk dan percepatan penurunan kognitif pada individu dengan kondisi neurologis seperti penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, menjaga kebersihan mulut yang baik tidak hanya sangat penting bagi kesehatan mulut, tetapi juga bagi keseluruhan tubuh, "pungkas Dr. Arora