BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Naik 44 Persen dari Tahun Lalu

Oleh Rizki Meirino pada 05 May 2026, 20:10 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Hal ini tercermin dari keputusan pembagian dividen tunai yang meningkat signifikan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), BSI menetapkan 20 persen laba bersih sebagai dividen. Nilainya mencapai sekitar Rp1,51 triliun atau Rp32,81 per saham.

Jumlah tersebut naik 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, dividen hanya sebesar Rp1,05 triliun atau sekitar Rp22,78 per saham.

Sementara itu, laba bersih BSI pada 2025 mencapai Rp7,57 triliun. Sebanyak 80 persen laba atau Rp6,05 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyebut kinerja ini ditopang fundamental yang kuat. Pertumbuhan pembiayaan, dana murah, dan akselerasi digital menjadi faktor utama.

“Fundamental yang kuat juga mendorong kepercayaan masyarakat terhadap BSI,” ujarnya. Jumlah nasabah tercatat meningkat hingga lebih dari 23 juta pada akhir 2025.

Anggoro menegaskan kebijakan dividen dilakukan secara seimbang. Perusahaan tetap menjaga permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Dengan strategi tersebut, BSI optimistis memperkuat posisinya di industri perbankan syariah. Perseroan juga menargetkan peran lebih besar dalam ekosistem ekonomi syariah nasional.