BSI dan ANTAM Hadirkan Pop Up Booth untuk Permudah Pembelian Emas Fisik

Oleh Rizki Meirino pada 04 Jun 2026, 10:03 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI berkolaborasi dengan ANTAM menghadirkan Event Pop Up Booth BSI & ANTAM di BSI Tower, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 2–5 Juni 2026 ini bertujuan mempermudah masyarakat mengakses investasi emas syariah.

Melalui kolaborasi tersebut, nasabah dapat membeli emas fisik ANTAM secara langsung di lokasi acara. Pembelian dapat dilakukan melalui reservasi online maupun secara walk-in selama periode penyelenggaraan.

Sebagai syarat utama transaksi, nasabah diwajibkan memiliki rekening BSI Emas yang diakses melalui aplikasi BYOND by BSI. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem bullion banking yang terus dikembangkan oleh BSI.

Selama acara berlangsung, nasabah baru berkesempatan memperoleh cashback saldo sebesar Rp50.000. Program tersebut berlaku bagi nasabah yang membuka rekening BSI Emas dan melakukan transaksi pertama minimal Rp200.000 sesuai ketentuan promo.

Sementara itu, nasabah eksisting dapat mengikuti program dengan melakukan top-up saldo BSI Emas minimal Rp200.000. Seluruh peserta juga diwajibkan membawa KTP fisik asli untuk proses verifikasi transaksi.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menjelaskan bahwa emas menjadi salah satu ekosistem investasi yang terus diperkuat oleh perusahaan. Selain ditabung sebagai instrumen investasi, emas juga dapat dicetak dalam bentuk fisik mulai dari 2 gram.

Anton menambahkan bahwa emas yang dimiliki nasabah dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan keuangan. BSI juga menyediakan layanan gadai emas hingga fasilitas cicilan bagi nasabah yang ingin memiliki emas dalam jumlah lebih besar.

Kolaborasi BSI dan ANTAM menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia. Integrasi layanan digital melalui BYOND by BSI dan akses produk fisik ANTAM diharapkan semakin memudahkan masyarakat berinvestasi secara aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah.