JAKARTA, Cobisnis.com – Panjangnya antrean keberangkatan haji di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Agama, jumlah daftar tunggu jemaah haji nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 juta orang. Dari angka tersebut, sebanyak 62,70 persen atau sekitar 3,2 juta merupakan nasabah Tabungan Haji Bank Syariah Indonesia (BSI).
Masa tunggu haji yang dapat mencapai 15 hingga 25 tahun menuntut perencanaan keuangan yang matang, terutama untuk menghadapi potensi kenaikan biaya haji akibat inflasi dan fluktuasi nilai tukar. Menyikapi kondisi tersebut, BSI terus mendorong masyarakat untuk mempersiapkan dana haji sejak dini melalui kebiasaan menabung secara rutin dan terencana.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BSI menggelar Program Nabung Haji Berhadiah Umrah yang berlangsung pada periode Agustus hingga Desember 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengatur arus kas agar alokasi dana haji menjadi lebih disiplin dan berkelanjutan. Nasabah yang melakukan penambahan saldo Tabungan Haji sebesar Rp1 juta akan memperoleh satu poin undian, dengan ketentuan menjaga saldo akhir bulan serta saldo rata-rata bulanan minimal Rp5 juta.
Program ini mencatatkan hasil positif. Hingga November 2025, jumlah rekening Tabungan Haji BSI meningkat sebesar 24,24 persen secara tahunan menjadi sekitar 6,93 juta rekening, dengan total dana mencapai Rp15,95 triliun. Pertumbuhan tersebut didominasi oleh nasabah dari kalangan generasi Z dan milenial yang mulai merencanakan ibadah haji sejak usia muda.
BSI telah menetapkan sejumlah pemenang Program Nabung Haji Berhadiah Umrah, di antaranya Husaini dari Area Lhokseumawe, Wita Jayanti dari Area Batam, Yadi Treviyadi dari Area Bekasi, Dede Irama dari Area Jakarta Fatmawati, serta Sukidi dari Area Solo. Daftar lengkap pemenang lainnya dapat diakses melalui situs resmi www.bankbsi.co.id dan kanal media sosial Bank Syariah Indonesia.
Di tengah maraknya penipuan yang mengatasnamakan perbankan, BSI mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi, seperti WhatsApp BSI di 0815 8411 4040, BSI Call 14040, situs www.bankbsi.co.id, serta akun media sosial resmi Bank Syariah Indonesia.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa layanan haji dan umrah menjadi keunggulan utama perbankan syariah. Ia menuturkan, sekitar 62 persen jemaah haji Indonesia merupakan nasabah Tabungan Haji BSI.
“Oleh karena itu, kami terus mengajak masyarakat Muslim Indonesia untuk mempersiapkan dana haji dan umrah sejak dini, dengan perencanaan yang sesuai kemampuan. Dengan begitu, saat kesempatan beribadah tiba, nasabah dapat menikmati hasil tabungan yang telah disiapkan selama ini,” ujarnya.