Daftar 12 Negara Asia Paling Jago Bahasa Inggris, Indonesia Urutan Berapa?

Oleh Hidayat Taufik pada 30 Aug 2026, 10:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Kemampuan berbahasa Inggris masyarakat Indonesia masih belum mampu menyaingi sejumlah negara di kawasan Asia. Berdasarkan indeks terbaru, Indonesia berada di urutan ke-12 dalam daftar negara dan wilayah Asia dengan tingkat kecakapan bahasa Inggris.

Posisi tersebut berdasarkan EF English Proficiency Index (EF EPI) 2025. Data ini menggunakan hasil tes EF SET dan mencatat Indonesia memperoleh skor 471.

Malaysia menjadi negara dengan skor tertinggi di Asia, yakni 581. Setelah itu, Filipina berada di posisi kedua dengan skor 569, disusul Hong Kong 538 dan Korea Selatan 522. Nepal melengkapi lima besar dengan skor 514.

Berikut daftar 12 negara dan wilayah Asia dengan skor kemampuan bahasa Inggris tertinggi:

1. Malaysia – 581

2. Filipina – 569

3. Hong Kong – 538

4. Korea Selatan – 522

5. Nepal – 514

6. Bangladesh – 506

7. Vietnam – 500

8. Pakistan – 493

9. Sri Lanka – 486

10. India – 484

11. Bhutan – 473

12. Indonesia – 471

Dalam pemeringkatan dunia, Indonesia berada di posisi ke-80 dari 123 negara dan wilayah yang masuk dalam EF EPI 2025. Skor 471 menempatkan Indonesia dalam kategori kemampuan bahasa Inggris yang rendah.

Nilai tersebut juga masih lebih kecil dibandingkan rata-rata global yang mencapai 488. Kendati demikian, kemampuan bahasa Inggris Indonesia menunjukkan sedikit peningkatan.

Pada EF EPI 2024, Indonesia mendapatkan skor 468. Artinya, terdapat kenaikan tiga poin dalam indeks tahun 2025.

Bila diperinci berdasarkan jenis keterampilan, kemampuan membaca menjadi aspek yang memiliki skor paling tinggi. Indonesia memperoleh nilai 491 untuk membaca, 479 untuk menulis, 454 untuk mendengarkan, serta 447 untuk berbicara.

Di kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia juga masih berada di bawah tiga negara. Malaysia mencatat peringkat global ke-24, Filipina ke-28, dan Vietnam ke-64. Sementara Indonesia berada di peringkat ke-80 dunia.

Sejumlah negara Asia Tenggara lainnya justru memperoleh skor di bawah Indonesia. Laos mencatat 461, Myanmar 444, Thailand 402, sedangkan Kamboja memperoleh 390.

Adapun Singapura tidak tercantum dalam pemeringkatan tersebut. EF memasukkan Singapura dalam kategori negara yang menggunakan bahasa Inggris sehingga tidak dihitung dalam indeks yang sama.

EF EPI 2025 dibuat berdasarkan tes terhadap lebih dari 2,2 juta orang dewasa di seluruh dunia. Tes tersebut dilakukan melalui EF SET sepanjang 2024.

Indeks tersebut mencakup 123 negara dan wilayah secara global. Untuk kawasan Asia, terdapat 25 negara dan wilayah yang masuk dalam pemeringkatan.

Meski kerap digunakan sebagai gambaran tingkat kemampuan bahasa Inggris, hasil EF EPI tidak dapat dijadikan ukuran mutlak untuk seluruh penduduk suatu negara.

Hal itu disebabkan peserta EF SET mengikuti tes secara sukarela. Mereka umumnya mengikuti ujian tersebut untuk mengetahui atau meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masing-masing.

Dengan demikian, skor yang tercantum dalam EF EPI belum tentu sepenuhnya mencerminkan kemampuan bahasa Inggris seluruh masyarakat di setiap negara.