JAKARTA, Cobisnis.com – Dua matematikawan asal China mencatat sejarah setelah meraih Fields Medal 2026. Penghargaan bergengsi itu sering dijuluki sebagai "Nobel Matematika".
International Mathematical Union mengumumkan Wang Hong dan Deng Yu sebagai dua dari empat penerima Fields Medal tahun ini. Organisasi tersebut memberikan penghargaan itu setiap empat tahun kepada matematikawan berusia di bawah 40 tahun yang menunjukkan pencapaian luar biasa.
Selain Wang Hong dan Deng Yu, dua penerima lainnya berasal dari Kanada dan Amerika Serikat. Namun, pencapaian dua ilmuwan China itu menjadi sorotan karena merupakan yang pertama bagi negara tersebut.
Wang Hong yang berusia 35 tahun juga mencetak rekor baru. Ia menjadi perempuan ketiga yang meraih Fields Medal sepanjang sejarah penghargaan yang telah berlangsung selama sekitar 90 tahun.
Sementara itu, masyarakat China menyambut kabar tersebut dengan antusias. Topik mengenai kemenangan Wang Hong dan Deng Yu langsung menduduki posisi teratas di Weibo, platform media sosial yang populer di China.
Selain itu, berbagai media pemerintah dan media nasional memuat laporan khusus mengenai keberhasilan keduanya. Banyak pihak menilai penghargaan ini memperkuat posisi China sebagai salah satu kekuatan utama dalam bidang sains dan teknologi.
Meski begitu, Wang Hong dan Deng Yu mengembangkan karier akademiknya di luar China. Keduanya merupakan lulusan Universitas Peking sebelum melanjutkan penelitian di institusi internasional.
Karena itu, keberhasilan mereka juga memicu pembahasan mengenai kontribusi ilmuwan China di panggung akademik global. Banyak kalangan berharap prestasi tersebut mendorong lahirnya lebih banyak talenta muda di bidang matematika.