Empat Peserta SPPI Program KDMP-KNMP Wafat Saat Latsarmil, Kemhan Perkuat Pengawasan Kesehatan

Oleh Hidayat Taufik pada 26 Jun 2026, 19:36 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi empat peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar militer.

Kemhan menyatakan seluruh peserta mengalami gangguan kesehatan selama menjalani pendidikan. Karena itu, pemerintah langsung melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengatakan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SPPI bersama Kemhan telah memulai evaluasi menyeluruh.

Selain itu, evaluasi difokuskan pada peningkatan aspek keselamatan dan pelayanan kesehatan peserta selama pendidikan berlangsung.

Rico menjelaskan pemerintah akan memperketat proses seleksi kesehatan peserta. Kemhan juga meningkatkan deteksi dini terhadap kondisi medis selama pelatihan.

Sementara itu, tenaga kesehatan akan memperkuat pengawasan di setiap satuan pendidikan. Kemhan juga menelusuri peserta yang memiliki keluhan serupa agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Empat peserta yang meninggal dunia yakni Muhammad Rifqi Renaldi Gunawan, Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Rico menjelaskan Muhammad Rifqi mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Yon Para Raider 465. Pada Kamis (25/6), ia mengeluhkan sesak napas dan segera mendapat penanganan dari tim kesehatan.

Setelah itu, kondisi Rifqi sempat membaik sehingga ia kembali mengikuti kegiatan. Namun, kesehatannya kembali menurun pada sore hari.

Tim kesehatan kemudian merujuk Rifqi ke RSAU dr. Esnawan Antariksa. Di rumah sakit, dokter memberikan perawatan intensif di ruang ICU.

Meski tim medis telah memberikan penanganan maksimal, Rifqi meninggal dunia pada Jumat (26/6) pukul 00.28 WIB.

Sementara itu, Rico menegaskan Rifqi telah mengikuti seluruh tahapan seleksi sebelum pendidikan dimulai. Ia juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan memenuhi syarat untuk mengikuti program SPPI.

Kemhan memastikan evaluasi akan terus berjalan. Selain itu, pemerintah akan menyempurnakan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang.