JAKARTA, Cobisnis.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) belum bisa keluar dari level gocap. Sepanjang sesi I perdagangan Rabu, 6 Mei 2026, saham ini stagnan di Rp 50 per saham.
Padahal IHSG justru menguat 0,65% ke level 7.102,72 dan sempat menyentuh tertinggi di 7.127,71 pada sesi yang sama.
Di awal perdagangan, GOTO sempat naik 2% ke Rp 51 berdasarkan data RTI Business. Namun momentum itu tidak bertahan dan saham kembali turun ke Rp 50 hingga sesi I ditutup.
Volume perdagangan tercatat 3,12 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 156,20 miliar dan frekuensi 29.705 kali sepanjang sesi I.
Secara year-to-date, GOTO sudah melemah 21,88%. Net foreign sell juga terus menumpuk hingga Rp 1,87 triliun sepanjang 2026.
Sementara IHSG sesi I mencatatkan volume 22,57 miliar lembar, nilai transaksi Rp 10,46 triliun, dan frekuensi 1.492.796 kali.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 377 menguat, 240 melemah, dan 194 stagnan. IHSG sebulan terakhir menguat 1,89%.
Danantara dikabarkan sudah masuk sebagai pemegang saham GOTO, namun sentimen positif itu belum cukup mengangkat harga dari level gocap.
Pasar masih menunggu katalis nyata. Selama tekanan jual asing belum reda dan fundamental belum membaik, GOTO tampaknya masih akan betah di Rp 50.