Haji 2026 Dipastikan Aman, Arab Saudi Tegaskan Kondisi Tetap Kondusif

Oleh Hidayat Taufik pada 25 Mar 2026, 04:50 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan aman dan sesuai rencana, meskipun situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tengah mengalami ketegangan.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa kondisi keamanan di wilayahnya hingga saat ini tetap terjaga dan kondusif. Ia menyampaikan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan haji telah dilakukan secara matang tanpa hambatan berarti.

Menurut Faisal, pemerintah Arab Saudi telah menyusun berbagai aspek operasional haji secara menyeluruh, mulai dari pelayanan jemaah, akomodasi, transportasi, hingga pengaturan rangkaian ibadah. Dengan kesiapan tersebut, pelaksanaan haji tahun ini diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa operasional penerbangan jemaah haji asal Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir terkait kondisi keamanan maupun kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Adapun keberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai 22 April 2026. Sementara puncak ibadah haji, yakni wukuf di Arafah, diperkirakan berlangsung pada 26 Mei 2026.

Pada musim haji tahun ini, kuota jemaah Indonesia ditetapkan sebanyak 221.000 orang, yang terdiri atas 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah haji khusus.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.