JAKARTA, Cobisnis.com – Hakim federal di Tennessee membatalkan seluruh dakwaan pidana terhadap Kilmar Abrego Garcia pada Jumat, 24 Mei 2026. Hakim Waverly Crenshaw menilai pemerintah melakukan “investigasi tercemar” dalam kasus tersebut.
Selain itu, hakim juga menyoroti peran Acting Attorney General Todd Blanche dalam proses penyelidikan. Pemerintah AS sebelumnya mendakwa Abrego Garcia atas dugaan membantu mengangkut migran ilegal pada 2022.
Namun, tim kuasa hukum Abrego Garcia menilai dakwaan itu bermotif politik dan bersifat balas dendam. Mereka mengatakan pemerintah hanya membuka kembali penyelidikan setelah Abrego Garcia menggugat deportasinya ke El Salvador.
Dalam putusannya, Crenshaw menyebut pemerintah tidak akan mengajukan tuntutan jika gugatan deportasi itu tidak terjadi. Hakim juga mengatakan penyelidikan lama sebenarnya sudah ditutup sebelum dibuka kembali tahun lalu.
Karena itu, Crenshaw menilai pemerintah menyalahgunakan kekuasaan penuntutan. “Bukti dalam kasus ini menunjukkan adanya penyalahgunaan kekuasaan penuntutan,” tulis Crenshaw.
Kasus Abrego Garcia menjadi sorotan nasional karena terkait kebijakan deportasi agresif pemerintahan Donald Trump.