JAKARTA, Cobisnis.com – Pengacara Hotman Paris Hutapea menyatakan akan membantu pendidikan anak-anak KD, pria yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa usai dituduh mencuri ayam di Kabupaten Tabanan, Bali.
Komitmen tersebut disampaikan Hotman di tengah masa pemulihan kesehatannya. Sebelumnya, ia memutuskan mundur sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah karena harus menjalani pengobatan akibat mengalami saraf kejepit.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (26/7/2026), Hotman memastikan putrinya, Felicia, akan mengurus pengiriman biaya pendidikan bagi anak-anak korban.
"Felicia, putri Hotman akan urusin pengiriman uang sekolahnya," tulis Hotman dalam unggahannya.
Selain Hotman, anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) juga menyatakan kesiapannya membantu keluarga korban. Ia berjanji menanggung biaya pendidikan anak-anak KD hingga menyelesaikan pendidikan sarjana.
Di sisi lain, kepolisian masih menyelidiki dua dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut, yakni dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari di Kabupaten Tabanan, Bali. Saat petugas tiba di lokasi, korban telah ditemukan meninggal dunia. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dan masih memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kronologi serta pihak yang diduga terlibat.
Korban meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Dua di antaranya masih menempuh pendidikan sehingga berbagai pihak menyatakan siap memberikan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan.