JAKARTA, Cobisnis.com - Cenil tetap menjadi salah satu jajanan tradisional yang digemari masyarakat hingga 2026. Kudapan khas Jawa ini menawarkan tekstur kenyal dan rasa manis yang khas.
Selain itu, tampilan cenil yang berwarna-warni membuat makanan ini menarik perhatian banyak orang. Masyarakat biasanya menemukan cenil di pasar tradisional Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
Pedagang umumnya menyajikan cenil bersama parutan kelapa dan gula merah cair. Karena itu, jajanan ini memiliki perpaduan rasa gurih dan manis yang seimbang.
Pembuat cenil menggunakan singkong dan tepung tapioka sebagai bahan utama. Setelah itu, mereka membentuk adonan kecil lalu merebusnya hingga matang.
Warna merah, hijau, kuning, dan ungu menjadi ciri khas cenil. Sementara itu, beberapa penjual mulai menghadirkan variasi modern dengan tambahan topping keju dan cokelat.
Di pasar tradisional, penjual sering menawarkan cenil bersama klepon dan lupis dalam satu sajian. Meski tren makanan modern terus berkembang, cenil tetap memiliki penggemar setia.
Selain harganya terjangkau, masyarakat juga mudah menemukan bahan pembuat cenil. Karena itu, banyak keluarga masih membuat jajanan ini secara rumahan.
Pelaku usaha kuliner kini ikut memperkenalkan cenil kepada generasi muda. Dengan cara itu, mereka membantu menjaga warisan kuliner tradisional Indonesia tetap dikenal luas.