Kaca Mobil Berjamur, Bahaya Tersembunyi di Arus Mudik Lebaran

Oleh Iwan Supriyatna pada 18 Mar 2026, 12:03 WIB

Jamur kaca yang membandel dapat membiaskan cahaya dan mengurangi visibilitas secara drastis, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan fatal akibat pandangan buram.

JAKARTA, Cobisnis.com - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, mempersiapkan kondisi mobil adalah hal yang tidak boleh disepelekan. Mulai dari persiapan fisik mobil, meliputi sistem rem, kondisi dan tekanan ban, oli, hingga air radiator, dinilai krusial untuk mencegah risiko mogok atau kecelakaan fatal akibat malfungsi mesin disaat perjalanan jauh.

Tapi, tak kalah penting, memastikan kaca mobil bebas dari jamur (waterspot) juga menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan pemudik guna menjamin keselamatan perjalanan, terutama saat berkendara malam hari atau di bawah guyuran hujan.

Sebab, jamur kaca yang membandel dapat membiaskan cahaya dan mengurangi visibilitas secara drastis, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan fatal akibat pandangan buram.

"Sangat disayangkan, masih banyak pengendara mobil yang kurang aware dengan kondisi kaca mobilnya yang berjamur. Padahal hal tersebut sangat krusial demi keamanan berkendara," kata Profesional Detailer sekaligus Owner dari AT Least Garage, Danu Akbar, Rabu (18/3/2026).

Menurut Danu, kaca mobil yang bersih dan bebas jamur juga berdampak kepada kenyamanan visual bagi si pengemudi agar tidak cepat lelah akibat kelelahan mata (eye strain) selama menempuh perjalanan panjang.

Pasalnya, kaca mobil yang jernih secara langsung dapat meningkatkan visibilitas pengemudi, terutama saat menghadapi cuaca buruk seperti hujan deras atau saat berkendara di malam hari yang minim penerangan.

"Tanpa gangguan waterspot pada kaca, sorot lampu dari kendaraan lawan tidak akan membiaskan cahaya secara berlebihan (silau), sehingga mata pengemudi tidak cepat kelelahan dan respon terhadap objek di depan menjadi lebih cepat dan akurat," katanya.

Selain aspek keselamatan, kaca mobil yang bersih dari jamur juga akan menjaga keawetan komponen pendukung seperti bilah wiper.

Jamur yang menempel menciptakan permukaan kaca yang kasar dan abrasif, sehingga karet wiper lebih cepat haus dan tidak mampu menyapu air dengan sempurna saat hujan deras.

Dengan kondisi kaca yang jernih dan licin, performa wiper akan tetap optimal dalam menjaga pandangan tetap bening.

"Waterspot atau jamur yang dibiarkan terlalu lama juga dapat merusak lapisan kaca secara permanen karena mineral yang mengendap akan masuk ke dalam pori-pori kaca, sehingga lebih sulit dan mahal untuk diperbaiki di kemudian hari," jelasnya.

Dengan kaca yang bening dan terawat, tampilan mobil tidak hanya terlihat lebih estetik dan bersih, tetapi juga memberikan rasa nyaman serta percaya diri bagi seluruh anggota keluarga selama menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.

"Kondisi mesin prima, bodi mengkilap dan kejernihan kaca yang optimal adalah kombinasi mutlak yang wajib disandingkan demi menjamin keamanan maksimal dan kenyamanan berkendara di segala kondisi," tutupnya.

AT Least Garage sendiri merupakan workshop Premium Wash & Detailing yang berlokasi strategis di Cibinong, Bogor. Workshop ini menawarkan perawatan kendaraan mulai dari pencucian premium hingga coating, yang didukung oleh tenaga profesional berpengalaman.

Komitmen untuk memberikan hasil maksimal juga ditunjukkan melalui penggunaan produk-produk berkualitas tinggi dan autentik, seperti Meguiars dan Rupes untuk pencucian dan detailing, hingga perlindungan cat (coating) menggunakan produk ternama asal Inggris seperti Gtechniq.