KAI Siapkan Kereta Ekraf Rakyat, Kursi Nyaman Harga Bersahabat

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 24 Feb 2026, 12:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan inovasi layanan baru berupa Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk mendukung kebutuhan transportasi masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran 2026.

Kereta ini merupakan hasil modifikasi dari rangkaian kereta ekonomi AC generasi sebelumnya yang dikerjakan di Balai Yasa Manggarai, Jakarta. Transformasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan tanpa harus membangun sarana baru dari nol.

Konsep kereta ini dirancang berada di atas kelas ekonomi subsidi (PSO) namun tetap di bawah ekonomi komersial. Artinya, penumpang mendapat kenyamanan lebih baik dengan harga tetap terjangkau.

KAI menyebut inovasi ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan yang telah dimiliki. Modernisasi dilakukan agar transportasi publik tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dari sisi kapasitas, konfigurasi kursi tetap menggunakan pola 3-2 seperti kereta ekonomi PSO. Namun kapasitasnya dikurangi menjadi 93 kursi dari sebelumnya 106 kursi untuk memberi ruang duduk lebih lega.

Selain itu, sandaran kursi dapat disesuaikan dengan arah perjalanan. Sistem ini memungkinkan kursi diputar mengikuti arah laju kereta, fitur yang sebelumnya digunakan pada kereta kelas bisnis.

Kenyamanan tambahan ini diharapkan meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh. Bagi pemudik yang menempuh perjalanan berjam-jam, posisi duduk yang ergonomis menjadi faktor penting.

Peluncuran kereta ini juga merupakan respons terhadap masukan pelanggan yang menginginkan kereta ekonomi dengan kenyamanan lebih baik. Aspirasi tersebut menjadi dasar inovasi layanan terbaru KAI.

Direktur Utama KAI menyatakan Kereta Ekonomi Kerakyatan hadir untuk memberikan layanan yang lebih manusiawi tanpa menghilangkan aspek keterjangkauan harga.

Kereta ini direncanakan mulai beroperasi untuk mendukung Angkutan Lebaran 2026. Kehadirannya akan menambah pilihan moda transportasi bagi masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman.

Hingga kini, rute dan rangkaian kereta yang akan menggunakan layanan ini masih dalam tahap finalisasi. Proses modifikasi sarana juga terus dilakukan sebelum dioperasikan secara resmi.

Inovasi ini mencerminkan upaya peningkatan layanan transportasi publik nasional. Selain meningkatkan kenyamanan penumpang, langkah ini juga mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan.