Kapan Musim Kemarau 2026 Dimulai? Ini Perkiraan Awal dan Puncaknya

Oleh Hidayat Taufik pada 26 Mar 2026, 15:34 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal dari biasanya. Sebagian besar wilayah diperkirakan mulai memasuki periode kemarau antara April hingga Juni 2026.

Dalam laporan resmi BMKG, disebutkan bahwa musim kemarau tahun ini cenderung maju dan berpotensi berlangsung lebih lama di banyak wilayah Indonesia. Proses awal kemarau akan dimulai dari kawasan Nusa Tenggara, lalu menyebar secara bertahap ke wilayah lain di Indonesia.

Pada April 2026, sejumlah daerah seperti pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta sebagian Sulawesi Selatan diperkirakan mulai mengalami kemarau.

Memasuki Mei, kondisi ini akan meluas ke wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua. Sementara pada Juni, hampir seluruh wilayah Indonesia diprediksi sudah memasuki musim kemarau.

BMKG juga memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada Agustus 2026, dengan sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia mengalami kondisi paling kering pada periode tersebut. Beberapa wilayah lain diprediksi mencapai puncak lebih awal pada Juli atau lebih lambat pada September.

Secara umum, musim kemarau 2026 diperkirakan tidak hanya datang lebih cepat, tetapi juga berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata. Sekitar 57,2 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami durasi kemarau yang lebih lama.

Dari sisi curah hujan, kondisi kemarau tahun ini juga diperkirakan lebih kering dari normal. Sekitar 64,5 persen wilayah diprediksi menerima curah hujan di bawah rata-rata, sehingga meningkatkan potensi kekeringan serta risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.