Kecemasan pada Pria Kerap Tersembunyi, Psikolog Beberkan 5 Ciri Utama

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 29 May 2026, 08:53 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan pada pria sering kali muncul tanpa disadari karena kebiasaan menekan emosi dan tuntutan sosial untuk selalu terlihat kuat. Psikolog menilai kondisi ini membuat banyak tanda kecemasan tersamarkan dalam perilaku sehari-hari.

Menurut sejumlah ahli, pola asuh serta tekanan lingkungan sosial membuat pria lebih sulit mengakui rasa cemas yang mereka alami. Akibatnya, kecemasan tidak benar-benar hilang, melainkan muncul dalam bentuk perilaku yang terlihat biasa.

Salah satu tanda yang sering muncul adalah kesulitan mengambil keputusan dalam hubungan, termasuk saat menggunakan aplikasi kencan. Banyak pria aktif mencari pasangan, namun ragu melanjutkan komunikasi karena takut ditolak.

Tanda lainnya adalah kecenderungan mencari pelarian melalui alkohol untuk meredakan tekanan. Cara ini memang dapat memberikan efek tenang sementara, tetapi berpotensi memperburuk kondisi kecemasan dalam jangka panjang.

Pria dengan kecemasan juga kerap lebih mudah tersinggung atau menunjukkan kemarahan dalam situasi tertentu. Emosi ini sering kali menjadi bentuk lain dari rasa takut atau kekhawatiran yang tidak tersampaikan secara langsung.

Selain itu, ketergantungan emosional pada pasangan juga menjadi sinyal yang sering muncul. Kurangnya dukungan sosial membuat pasangan menjadi satu-satunya tempat untuk meluapkan tekanan mental yang dirasakan.

Psikolog menilai kondisi ini perlu dipahami sebagai bagian dari kesehatan mental, bukan sekadar karakter individu. Kesadaran terhadap tanda-tanda tersebut menjadi langkah awal untuk mencegah dampak yang lebih serius di kemudian hari.