JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Safari Indonesia (TSI) kembali mencatat prestasi penting dalam dunia konservasi setelah berhasil menyambut kelahiran seekor bayi panda raksasa di kawasan konservasinya di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Bayi panda yang lahir pada November 2025 dari induk bernama Hu Chun tersebut menjadi panda pertama yang dilahirkan di Indonesia. Kehadirannya menjadi sorotan karena keberhasilan reproduksi panda raksasa di luar China tergolong langka dan jarang terjadi.
Anggota Dewan Penasihat Taman Safari Indonesia, Agus Santoso, mengatakan kelahiran ini merupakan pencapaian bersejarah. Ia menjelaskan bahwa kedua induk panda telah hidup bersama sejak usia muda dan mampu beradaptasi dengan lingkungan penangkaran hingga akhirnya berhasil berkembang biak secara alami.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa fasilitas dan sistem perawatan yang diterapkan Taman Safari mampu mendukung kebutuhan biologis panda meskipun berada di lingkungan dengan kondisi iklim yang berbeda dari habitat aslinya.
Kabar kelahiran bayi panda ini juga mendapat perhatian dari pemerintah China. Sejumlah langkah pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak panda berjalan optimal, termasuk pendampingan dari dokter hewan spesialis yang ditugaskan khusus.
Selain itu, Duta Besar China untuk Indonesia turut melakukan kunjungan ke Taman Safari guna melihat secara langsung perkembangan bayi panda yang menjadi simbol keberhasilan kerja sama konservasi kedua negara tersebut.
Bayi panda tersebut diberi nama Satrio Wiratama, nama yang disebut diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Nama itu diharapkan menjadi simbol persahabatan sekaligus keberhasilan upaya pelestarian satwa langka.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung, Satrio Wiratama dijadwalkan mulai diperkenalkan kepada publik pada 30 Mei 2026 di Istana Panda, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor.