Kelompok Pro-Iran Serukan Aksi Duduk di Bandara Irak

Oleh Desti Dwi Natasya pada 26 Sep 2026, 14:14 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kelompok bersenjata Irak yang didukung Iran, Harakat Hezbollah al-Nujaba, menyerukan aksi duduk atau sit-in di sejumlah bandara Irak jika penerbangan dari dan menuju Iran tidak kembali dibuka.

Seruan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Harakat Hezbollah al-Nujaba Akram al-Kaabi setelah empat bandara di Irak menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju Iran.

Penghentian penerbangan itu terjadi beberapa hari setelah Amerika Serikat mengumumkan sanksi penerbangan baru terhadap perusahaan global yang melakukan bisnis dengan maskapai Iran.

Al-Kaabi menuding sejumlah kekuatan politik Irak menerima tekanan dari Amerika Serikat terkait penghentian penerbangan tersebut.

Ia juga menyebut keputusan itu sebagai bagian dari apa yang disebutnya sebagai “blokade tidak adil” terhadap Iran.

“Jika masalah ini tidak diselesaikan dan tidak ada jalan keluar dari hegemoni Amerika, serta kelancaran penerbangan dengan Republik Islam tidak kembali, maka kami menyerukan kepada rakyat Irak yang bebas … untuk bersiap melakukan aksi duduk di bandara-bandara Irak sampai keputusan Amerika yang tidak adil ini dipatahkan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Menurut Al-Kaabi, pembatasan penerbangan berdampak terhadap jutaan warga Irak dan Iran yang melakukan perjalanan untuk mengunjungi situs-situs keagamaan.

Ia mengatakan penghentian penerbangan juga berpotensi menimbulkan dampak ekonomi dan sosial bagi kedua negara.

Seruan aksi tersebut muncul ketika Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap sektor penerbangan Iran melalui pemberlakuan sanksi terhadap pihak-pihak yang bekerja sama dengan maskapai Iran.