JAKARTA, Cobisnis.com – Rencana keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat berpotensi menghentikan aliran dana penting bagi Haiti.
Selama ini, remitansi dari warga Haiti di Amerika menjadi penopang utama ekonomi. Namun, kebijakan baru dapat mengubah situasi secara drastis.
Pemerintahan Donald Trump ingin mengakhiri program Temporary Protected Status (TPS). Program ini memungkinkan lebih dari 350.000 warga Haiti tinggal dan bekerja secara legal di AS.
Jika TPS dihentikan, banyak warga Haiti berisiko dideportasi. Akibatnya, kiriman uang ke keluarga di Haiti bisa terputus.
Sementara itu, kondisi di Haiti terus memburuk. Kekerasan geng meningkat dan memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka.
Selain itu, akses terhadap makanan dan layanan dasar semakin sulit. Banyak wilayah bahkan terisolasi akibat blokade kelompok bersenjata.
Menurut data terbaru, lebih dari separuh populasi Haiti mengalami krisis pangan akut. Situasi ini diperparah oleh banjir besar yang merusak ribuan rumah.