Ketua BEM UBK Akui Terima Rp20 Juta, Benarkah Terkait Aksi Demo?

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 23 Jun 2026, 18:59 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, menjadi sorotan setelah mengakui menerima uang Rp20 juta usai aksi demonstrasi mahasiswa yang berujung pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam forum klarifikasi yang digelar di kampus UBK pada Senin malam. Forum dihadiri mahasiswa, dosen, pimpinan fakultas, serta pihak kemahasiswaan.

Mahasiswa mempertanyakan asal usul uang yang diterima Abdimaludin karena muncul dua keterangan berbeda. Pada awal diskusi dana disebut berasal dari seseorang yang meminta titik aksi dipindahkan dari Istana Negara.

Namun pada akhir forum, uang tersebut disebut berasal dari seorang anggota polisi bernama A'an. Perbedaan keterangan itu memunculkan pertanyaan dan desakan agar sumber dana dijelaskan secara terbuka.

Forum sempat berlangsung alot karena Abdimaludin tidak hadir sejak awal kegiatan. Setelah hadir, ia menjelaskan uang diberikan agar aksi dipindahkan dari depan Istana Negara ke Gedung DPR RI, meski rencana itu akhirnya tidak terlaksana.

Aksi demonstrasi tetap digelar di kawasan Istana Negara sebelum sebagian perwakilan mahasiswa bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam forum tersebut, Abdimaludin juga mengakui uang Rp20 juta dibagikan kepada tujuh orang dan dirinya menerima sekitar Rp6 juta.

Mahasiswa kemudian mengajukan delapan tuntutan kepada pihak kampus, termasuk pembentukan tim investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa. Hingga kini pihak rektorat maupun Muhammad Abdimaludin belum memberikan tanggapan resmi lebih lanjut.