Konflik Iran dan Israel Mereda Sementara, Kedua Pihak Tetap Siaga

Oleh Zahra Zahwa pada 09 Jun 2026, 10:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran dan Israel menghentikan serangan langsung satu sama lain untuk sementara waktu setelah beberapa hari ketegangan meningkat di kawasan Timur Tengah.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan Israel telah menghentikan operasi militernya terhadap Iran. Namun, Netanyahu tidak secara langsung mengakui adanya gencatan senjata resmi.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut kedua negara tengah bergerak menuju kesepakatan penghentian konflik. Sementara itu, Iran juga mengumumkan penghentian sementara operasi militernya terhadap Israel.

Meski begitu, Teheran memperingatkan akan kembali melancarkan serangan jika Israel melanjutkan operasi militer di Lebanon selatan. Selain itu, seorang pejabat senior Iran menyatakan pemerintahnya tetap terbuka terhadap pembicaraan damai.

Menurut pejabat tersebut, Iran tidak keberatan melanjutkan negosiasi selama Amerika Serikat menunjukkan sikap yang jujur dan tulus dalam proses diplomatik.

Di sisi lain, situasi di dalam negeri kedua negara mulai menunjukkan tanda-tanda normalisasi. Otoritas penerbangan Iran menyatakan ruang udara negara itu telah kembali ke kondisi normal.

Karena itu, penerbangan komersial diperkirakan segera kembali beroperasi seperti biasa.

Sementara itu, pemerintah Israel mengumumkan akan mencabut pembatasan terhadap sekolah dan tempat kerja mulai Selasa pagi waktu setempat.

Langkah tersebut menunjukkan berkurangnya ancaman keamanan dalam jangka pendek. Namun, peringatan dari kedua pihak menegaskan bahwa situasi masih sangat rapuh.

Para pengamat menilai keberlanjutan perdamaian akan bergantung pada keberhasilan jalur diplomasi dan kemampuan semua pihak menahan eskalasi baru.