JAKARTA, Cobisnis.com - Liverpool harus mengakui keunggulan Leeds United usai kalah 2-4 dalam laga pramusim yang berlangsung di Soldier Field, Chicago. Sempat unggul dua gol di babak pertama, The Reds justru kebobolan empat kali setelah jeda hingga menelan kekalahan pertama di bawah pelatih Andoni Iraola.
Meski hasilnya mengecewakan, Iraola menilai pertandingan tersebut menjadi laga pramusim paling bermanfaat bagi timnya. Menurutnya, kekalahan itu memberikan banyak bahan evaluasi sebelum Liverpool memulai musim kompetisi 2026/2027.
“Kami memainkan babak pertama dengan sangat baik, tetapi setelah jeda banyak hal yang harus kami perbaiki,” ujar Iraola. Ia menegaskan tim pelatih kini memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai aspek yang perlu dibenahi.
Liverpool tampil dominan sejak awal dan sempat memimpin 2-0 berkat gol Luke Chambers serta Florian Wirtz. Namun, perubahan susunan pemain di babak kedua membuat ritme permainan menurun dan dimanfaatkan Leeds untuk membalikkan keadaan.
Leeds mencetak empat gol melalui Brenden Aaronson, Sean Longstaff, dan dua gol Dominic Calvert-Lewin. Tim asuhan Daniel Farke juga sukses mengeksploitasi kelemahan Liverpool dalam mengantisipasi bola mati dan lemparan jauh.
Selain hasil pertandingan, Iraola juga menyoroti kondisi Jeremie Frimpong yang sempat meminta diganti karena mengalami kelelahan. Ia berharap bek asal Belanda tersebut tidak mengalami cedera serius dan hanya mengalami masalah akibat beban latihan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan tujuan utama pramusim bukan sekadar meraih kemenangan, melainkan membangun kekompakan tim dan menemukan solusi atas berbagai kekurangan. Ia optimistis Liverpool akan tampil lebih siap ketika kompetisi resmi dimulai.
Setelah menyelesaikan tur pramusim di Amerika Serikat, Liverpool akan kembali ke Inggris untuk menjalani laga uji coba berikutnya sebelum mengawali musim Liga Inggris. Iraola berharap seluruh evaluasi dari kekalahan atas Leeds dapat menjadi modal penting menghadapi pertandingan kompetitif mendatang.