JAKARTA, Cobisnis.com – MotoGP Brasil 2026 diwarnai kendala serius setelah ditemukan lubang besar di lintasan, yang membuat jadwal sprint race harus mundur dari rencana awal.
Lubang tersebut muncul di lintasan lurus utama Sirkuit Autodromo Internacional de Goiania. Kedalamannya disebut mencapai sepinggang orang dewasa, sehingga dinilai berbahaya bagi pembalap.
Temuan ini terjadi usai sesi kualifikasi pada Sabtu malam waktu Indonesia. Kondisi tersebut langsung memicu tindakan cepat dari pihak penyelenggara.
MotoGP melalui pernyataan resminya menyebutkan bahwa perbaikan lintasan harus dilakukan segera. Akibatnya, jadwal sprint race mundur sekitar 20 hingga 30 menit.
Perubahan jadwal ini berdampak pada seluruh rangkaian balapan. Tidak hanya sprint race, sesi kualifikasi kelas Moto3 dan Moto2 juga ikut mengalami penyesuaian waktu.
Lubang di lintasan diduga muncul akibat hujan deras yang mengguyur sirkuit sehari sebelumnya. Curah hujan tinggi menyebabkan struktur tanah di bawah aspal mengalami keruntuhan.
Kondisi ini menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur dalam ajang balap internasional. Apalagi MotoGP Brasil 2026 menjadi momen kembalinya ajang ini ke Brasil setelah vakum panjang.
Terakhir kali Brasil menjadi tuan rumah MotoGP adalah pada 2004. Sementara sirkuit Goiania sendiri terakhir menggelar grand prix pada 1989.
Perbaikan darurat dilakukan dengan menutup lubang dan meratakan kembali permukaan lintasan. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pembalap tetap menjadi prioritas utama.
Meski berhasil diperbaiki, insiden ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dari sisi penyelenggaraan, penundaan ini juga berdampak pada jadwal siaran dan logistik tim. Namun, keselamatan tetap menjadi faktor yang tidak bisa ditawar.
MotoGP sebagai ajang balap kelas dunia dituntut menjaga standar tinggi. Insiden ini menunjukkan bahwa faktor cuaca dan kondisi trek masih menjadi tantangan besar dalam balapan.