JAKARTA, Cobisnis.com – Mantan pitcher Major League Baseball (MLB) Tommy John meninggal dunia pada usia 83 tahun. New York Yankees mengonfirmasi kabar tersebut melalui sebuah pernyataan. John meninggal pada Sabtu, waktu setempat.
John terkenal sebagai nama yang melekat pada operasi siku revolusioner bagi atlet baseball. Prosedur tersebut kemudian dikenal luas sebagai Tommy John surgery.
Pada 1974, John menjalani operasi rekonstruksi Ulnar Collateral Ligament (UCL). Dokter menggunakan tendon dari bagian tubuh lain untuk menggantikan ligamen siku yang mengalami kerusakan.
Prosedur tersebut mengambil tendon dari area seperti lengan bawah, paha belakang, pinggul, atau lutut. Dokter kemudian memasang tendon pengganti melalui dua lubang pada tulang lengan.
Teknik tersebut menggunakan pola menyerupai angka delapan. Saat itu, prosedur tersebut masih tergolong eksperimental.
Setelah operasi, John harus melewatkan seluruh musim 1975. Namun, ia kemudian kembali ke MLB dan terus bermain hingga musim 1989. Sepanjang kariernya, John mencatat 700 kali menjadi starter. Menariknya, 382 penampilan sebagai starter terjadi setelah operasi pada 1974.
Karena keberhasilannya kembali bermain, operasi tersebut kemudian menjadi salah satu prosedur penting dalam dunia baseball. Dokter kini menggunakan teknik rekonstruksi UCL untuk membantu banyak pitcher kembali ke lapangan.
Sementara itu, New York Yankees mengenang John sebagai sosok penting dalam sejarah klub. Yankees juga menyebutnya sebagai favorit para penggemar selama bertahun-tahun. John pernah menjadi bagian dari rotasi Yankees. Warisannya tidak hanya tercatat melalui statistik karier, tetapi juga melalui prosedur medis yang membawa namanya.