Maudy Ayunda Bagikan Cara Membangun Kekayaan

Oleh Desti Dwi Natasya pada 31 Aug 2026, 09:40 WIB

Maudy Ayunda membahas tiga hal penting untuk membangun kekayaan dan mencapai kebebasan finansial melalui buku Rich Dad Poor Dad.

JAKARTA, Cobisnis.com - Maudy Ayunda membagikan sejumlah pandangan mengenai cara membangun kekayaan dan mencapai kebebasan finansial melalui buku Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki dan Sharon Lechter.

Menurut Maudy, mencapai kebebasan finansial bukan hanya mengenai seberapa besar pendapatan yang diperoleh, tetapi juga bagaimana seseorang mengelola dan mempertahankan uang yang dimilikinya.

Salah satu hal yang ditekankan dalam buku tersebut adalah pentingnya literasi finansial sebagai dasar dalam membangun kekayaan.

“It's not just how much money you make, it's how much money you keep,” kata Maudy Ayunda dari kanal YouTube @modmedia, dikutip Cobisnis Senin (31/8/2026).

Maudy menjelaskan kemampuan memahami dan mengelola keuangan dapat ditingkatkan melalui Financial IQ yang mencakup pemahaman mengenai akuntansi, investasi, pasar, dan perpajakan.

Ia juga menyarankan agar seseorang membedakan aset dan liabilitas sebelum mengeluarkan uang.

Menurutnya, aset dapat menghasilkan uang dan membantu menambah pemasukan, sedangkan liabilitas justru membuat seseorang mengeluarkan uang.

“Buy assets that can make money for you. That is the habit of people who have wealth,” ujarnya.

Selain literasi finansial, Maudy menilai pola pikir juga memiliki peran penting dalam membangun kekayaan.

Ia mengajak seseorang mengubah cara pandang dari “I can't afford it” menjadi “How can I afford it?” ketika menghadapi sesuatu yang dianggap terlalu mahal.

Menurutnya, pola pikir tersebut dapat mendorong seseorang untuk mencari solusi dan memikirkan cara mencapai tujuan finansialnya.

“Instead of saying ‘I can't afford it’, let's say ‘How can I afford it?’,” ungkap Maudy.

Hal ketiga yang dibahas Maudy adalah pentingnya fokus pada jalur masing-masing dalam membangun kekayaan.

Menurutnya, seseorang tidak harus menjadi pengusaha untuk mencapai kebebasan finansial karena membangun kekayaan juga dapat dilakukan melalui investasi dan kepemilikan aset seperti saham, properti, maupun obligasi.

Ia menilai setiap orang memiliki kondisi, kemampuan, tujuan, dan strategi keuangan yang berbeda.

Karena itu, Maudy mengingatkan bahwa isi buku Rich Dad Poor Dad tidak harus diterapkan secara mentah karena perencanaan keuangan perlu disesuaikan dengan pendapatan, pengeluaran, tujuan, serta dana pengaman masing-masing.

Menurutnya, mencapai kebebasan finansial membutuhkan proses sehingga seseorang perlu bersikap fleksibel dan sabar dalam menjalankannya.