JAKARTA, Cobisnis.com - Manchester City dan Liverpool mendapat sorotan setelah menjalani pekan pembuka Premier League 2026/27.
Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai performa kedua klub tersebut masih berada di bawah standar yang pernah mereka tunjukkan.
Arsenal justru mengawali musim dengan hasil meyakinkan. Tim asuhan Mikel Arteta menang 3-0 atas Coventry City di kandang sendiri dan langsung menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Manchester City harus bekerja keras saat menghadapi Bournemouth. Sempat tertinggal lebih dulu, tim asuhan Enzo Maresca itu akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2-1.
Liverpool juga belum tampil meyakinkan. The Reds nyaris menelan kekalahan saat bertandang ke markas Newcastle United sebelum penalti Dominik Szoboszlai pada masa injury time menyelamatkan mereka dari kekalahan dan mengubah skor menjadi 2-2.
Neville menilai kondisi tersebut menunjukkan kedua klub masih jauh dari level yang pernah membawa mereka meraih berbagai gelar dalam beberapa tahun terakhir.
"Man City sama seperti Liverpool, dua klub ini mengumpulkan hampir 100 poin, enam, tujuh tahun lalu. Treble winners, juara Premier League empat kali, Liverpool-nya Juergen Klopp, juaranya Arne Slot, itu terjadi dan jadilah kita mengukur kedua klub ini dengan standar yang mereka pasang, tapi mereka jauh dari standar itu," ujar Neville, dikutip dari berbagai sumber, (25/08/26).
"Liverpool ini jauh dari level tim yang bisa juara Premier League, mereka butuh banyak perbaikan."
Neville juga menilai Manchester City belum berada pada level terbaiknya. Absennya Rodri disebut menjadi salah satu pukulan besar bagi kekuatan tim.
"Dan Man City, mereka di bawah seharusnya. Kehilangan Rodri adalah pukulan telak," kata Neville.