OpenAI Luncurkan GPT-5.5, AI Lebih Cepat dan Terjangkau

Oleh Desti Dwi Natasya pada 24 Apr 2026, 14:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – OpenAI resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru, GPT-5.5, pada Kamis (23/4/2026) waktu setempat. Model ini disebut sebagai salah satu sistem AI paling cerdas dan intuitif yang pernah dikembangkan.

Peluncuran GPT-5.5 menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi AI, sekaligus mendekatkan perusahaan pada ambisi besar membangun sebuah “aplikasi super” yang terintegrasi.

Presiden OpenAI, Greg Brockman, menyatakan bahwa model ini merupakan lompatan besar menuju sistem komputasi yang lebih berorientasi pada tindakan.

Ia menjelaskan GPT-5.5 memiliki kemampuan berpikir yang lebih cepat dan tajam, dengan biaya token yang lebih rendah dibandingkan versi sebelumnya. Hal ini membuat teknologi AI semakin terjangkau bagi bisnis maupun pengguna individu.

Konsep aplikasi super yang dikembangkan OpenAI bertujuan menggabungkan berbagai layanan seperti ChatGPT, Codex, hingga peramban berbasis AI dalam satu platform terpadu.

Ambisi tersebut dinilai sejalan dengan visi Elon Musk yang ingin mengembangkan platform X menjadi aplikasi multifungsi.

Dari sisi performa, GPT-5.5 diklaim unggul dalam berbagai tolok ukur dan mampu melampaui model pesaing seperti Gemini 3.1 Pro dan Claude Opus 4.5.

Kepala Ilmuwan OpenAI, Jakub Pachocki, menilai perkembangan AI saat ini berada dalam fase percepatan yang signifikan. Ia menyebut kemajuan dalam waktu dekat akan jauh lebih pesat dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Kepala Riset OpenAI, Mark Chen, menyebut GPT-5.5 memiliki kemampuan tinggi dalam berbagai bidang, termasuk pengkodean tingkat lanjut dan riset ilmiah seperti penemuan obat.

OpenAI juga menegaskan bahwa model ini dirancang untuk memperkuat keamanan siber, di tengah persaingan dengan teknologi lain seperti Mythos.

Saat ini, GPT-5.5 telah tersedia bagi pengguna ChatGPT dengan paket Plus, Pro, Business, dan Enterprise. Versi GPT-5.5 Pro ditujukan khusus untuk kebutuhan komputasi yang lebih kompleks.

Dengan peluncuran ini, OpenAI menegaskan komitmennya untuk terus memimpin inovasi dalam industri kecerdasan buatan global.