Pedoman Kolesterol Terbaru 2026 Perluas Kelayakan Terapi Statin di Amerika Serikat

Oleh Zahra Zahwa pada 28 Jul 2026, 13:50 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pedoman terbaru pengelolaan kolesterol di Amerika Serikat berpotensi memperluas penggunaan obat penurun kolesterol atau statin. Studi terbaru memperkirakan sekitar 21,5 juta orang dewasa tambahan kini memenuhi syarat untuk mendapatkan terapi tersebut.

Para peneliti membandingkan pedoman kolesterol 2026 dengan pedoman yang berlaku sejak 2018. Pedoman baru diterbitkan oleh American Heart Association, American College of Cardiology, dan sembilan organisasi medis lainnya.

Hasil penelitian yang terbit dalam jurnal JAMA menunjukkan perubahan itu dapat meningkatkan jumlah warga Amerika Serikat yang memenuhi syarat menggunakan statin menjadi sekitar 87,5 juta orang. Angka tersebut mewakili lebih dari separuh penduduk berusia 30 hingga 79 tahun.

Namun, memenuhi syarat menerima statin tidak berarti seseorang harus langsung mengonsumsi obat tersebut. Dokter tetap perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, faktor risiko, serta riwayat medis setiap pasien sebelum memberikan terapi.

Selain itu, pedoman baru bertujuan membantu tenaga medis mengidentifikasi lebih banyak orang yang berisiko mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah. Dengan begitu, pencegahan dapat dilakukan lebih dini.

Sementara itu, para ahli mengingatkan bahwa perubahan gaya hidup tetap menjadi langkah utama dalam menjaga kadar kolesterol. Pola makan sehat, olahraga rutin, berhenti merokok, dan menjaga berat badan ideal tetap berperan penting.

Dokter sekaligus pakar kesehatan CNN, Dr. Leana Wen, menjelaskan bahwa pasien sebaiknya mendiskusikan manfaat dan risiko terapi statin bersama tenaga kesehatan. Karena itu, keputusan penggunaan obat perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Meski begitu, pedoman terbaru diharapkan membantu lebih banyak orang memperoleh penanganan yang tepat untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.