JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat memperingatkan staf Gedung Putih agar tidak melakukan insider trading di prediction market.
Langkah ini muncul setelah munculnya aktivitas perdagangan kontroversial dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, seorang pejabat menyebut tidak ada bukti publik yang mengaitkan staf dengan transaksi tersebut.
Namun, para anggota parlemen mulai menyuarakan kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan informasi internal.
Pada 24 Maret, Gedung Putih mengirim memo internal kepada staf melalui email resmi.
Memo itu merujuk laporan media yang menyoroti dugaan penggunaan informasi nonpublik untuk taruhan finansial.
Selanjutnya, memo tersebut menegaskan bahwa tindakan itu merupakan pelanggaran hukum serius.
Bahkan, penggunaan informasi rahasia untuk keuntungan pribadi juga melanggar aturan etika federal.
Gedung Putih kemudian menegaskan bahwa pelanggaran semacam itu tidak akan ditoleransi. Pihak internal menilai integritas aparatur negara harus dijaga secara ketat.
Di sisi lain, juru bicara Gedung Putih menyebut tuduhan tanpa bukti sebagai laporan yang tidak bertanggung jawab.
Ia juga menegaskan semua pegawai federal wajib mengikuti pedoman etika pemerintah.