PM Jepang Sedih Setelah Kecoak di Rumah Dinasnya Dibasmi Staf

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 28 Aug 2026, 10:23 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengaku merasa kesepian setelah stafnya membasmi kecoak yang berkeliaran di kediaman resmi perdana menteri di Tokyo. Cerita tersebut disampaikan Takaichi saat menjawab sejumlah pertanyaan netizen di X pada Sabtu (22/8).

Takaichi awalnya ditanya mengenai cerita horor yang melekat pada kediaman resmi perdana menteri Jepang. Rumah tersebut dikenal memiliki kisah tentang kemunculan hantu dari orang yang meninggal dalam dua upaya kudeta pada 1930 an.

Namun, Takaichi mengatakan dirinya belum pernah bertemu hantu. Ia justru pernah dibuat panik oleh kecoak yang tiba tiba berlari melewati kakinya.

Takaichi mengaku tidak pernah menemukan kecoak ketika tinggal di asrama anggota parlemen. Situasinya berubah setelah ia pindah ke kediaman resmi perdana menteri.

Ia mengatakan telah berusaha menjaga kebersihan rumah dengan membersihkan lantai di bawah meja makan. Sisa makanan juga dibuang ke tempat sampah tertutup, sementara wadah plastik dicuci dan dipilah.

Meski demikian, Takaichi mengaku tidak tega membunuh kecoak tersebut. Ia mengaitkan sikap itu dengan kecintaannya terhadap manga Phoenix karya Osamu Tezuka yang mengangkat tema reinkarnasi.

Takaichi kemudian membiarkan kecoak tersebut berkeliaran untuk sementara waktu. Setelah mengetahui keberadaan hewan itu, salah satu sekretarisnya langsung mengambil tindakan dan melakukan pembersihan.

Setelah staf bertindak, Takaichi tidak lagi menemukan kecoak di kediamannya. Alih alih hanya merasa lega, ia mengaku justru merasakan kesepian dan kesedihan.

Kisah tersebut menjadi salah satu cerita personal yang dibagikan Takaichi melalui media sosial. Di luar cerita soal kecoak, ia juga menjelaskan bahwa dirinya cukup sering bekerja dari kediaman resmi yang berada di sebelah kantor perdana menteri.

Menurut Takaichi, bekerja dari kediaman resmi dapat meningkatkan efisiensi karena mengurangi kebutuhan staf dan personel keamanan. Ia juga menegaskan bahwa kediaman tersebut memiliki fungsi sebagai tempat pertemuan dan menjalankan sejumlah tugas resmi.