Psikolog Ungkap Kalimat yang Kerap Keluar Saat Seseorang Nervous dalam Percakapan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 26 May 2026, 07:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Tidak semua orang yang terlihat cerewet atau banyak bicara benar-benar percaya diri saat mengobrol. Dalam banyak situasi, rasa gugup justru muncul lewat kalimat kecil yang terdengar biasa dalam percakapan sehari-hari.

Dikutip dari Your Tango, orang yang cemas saat berbicara biasanya memakai ungkapan tertentu sebagai bentuk perlindungan sosial. Kalimat itu muncul spontan untuk mencairkan suasana atau mencari validasi dari lawan bicara.

Salah satu kalimat yang sering muncul adalah “Maaf kalau aku terlalu banyak ngomong”. Psikolog kognitif Robert N. Kraft menyebut ucapan ini umum dipakai orang yang takut dianggap mendominasi percakapan.

Kalimat lain seperti “Aku sebenarnya agak awkward” juga sering digunakan untuk mengurangi tekanan sosial. Sebagian orang merasa lebih nyaman jika mengakui rasa canggungnya secara langsung.

Orang yang gugup juga kerap mencari kepastian lewat ucapan seperti “Kamu ngerti maksudku, kan?” atau “Bener nggak sih?”. Mereka takut perkataannya disalahpahami sehingga membutuhkan respons dari lawan bicara.

Selain itu, ada juga yang merendahkan dirinya sendiri dengan kalimat “Aku tuh nggak jago ngobrol”. Cara ini biasanya digunakan untuk mengantisipasi rasa malu jika percakapan terasa canggung.

Psikolog menilai rasa gugup saat berbicara adalah hal yang normal. Dalam banyak kasus, rasa canggung justru menunjukkan seseorang peduli terhadap hubungan sosial dan ingin memberi kesan baik saat berinteraksi.