Risiko Kejahatan Meningkat Turis ke Brasil Diminta Lebih Waspada

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 07 Sep 2026, 09:06 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperbarui petunjuk perjalanan ke Brasil per 31 Agustus 2026. Wisatawan asing diminta meningkatkan kewaspadaan karena risiko kejahatan dengan kekerasan dan penculikan masih tinggi.

Brasil saat ini berada pada Level 2, Exercise Increased Caution atau tingkatkan kewaspadaan. Pemerintah AS menyoroti kriminalitas perkotaan dan modus penculikan kilat atau express kidnapping.

Kejahatan seperti pembunuhan, perampokan bersenjata, hingga pembajakan kendaraan disebut dapat terjadi di kawasan perkotaan, baik siang maupun malam hari. Wisatawan asing juga menjadi sasaran sejumlah modus kejahatan.

Salah satu modus yang disorot adalah pembiusan minuman di bar atau melalui aplikasi kencan sebelum korban dirampok. Modus tersebut disebut banyak terjadi di Rio de Janeiro.

Ancaman lain adalah express kidnapping, ketika korban diculik dalam waktu singkat dan dipaksa menarik uang dari ATM atau melakukan transfer melalui aplikasi perbankan.

Wisatawan disarankan menarik uang tunai di lokasi yang lebih aman, seperti pusat perbelanjaan atau hotel besar. Barang berharga juga sebaiknya tidak ditampilkan secara mencolok.

Untuk kawasan perbatasan darat internasional Brasil dalam radius 160 kilometer, AS menetapkan Level 4 atau Do Not Travel. Pengecualian diberikan untuk Taman Nasional Iguaçu dan kawasan konservasi Pantanal.

Wisatawan juga diimbau tidak mengunjungi permukiman informal atau favela, termasuk menggunakan tur berpemandu. Beberapa kawasan di Brasília dan Rio de Janeiro turut mendapat perhatian khusus karena risiko keamanan.

Di Brasília, kawasan seperti Ceilândia, Santa Maria, São Sebastião, dan Paranoá dinilai lebih rawan terutama pada pukul 18.00 hingga 06.00 waktu setempat. Di Rio de Janeiro, Complexo da Maré dan Complexo da Penha juga menjadi kawasan yang perlu dihindari.

Wisatawan yang berkunjung ke Brasil diimbau terus memperhatikan kondisi sekitar, terutama saat berada di pantai, bar, pusat transportasi, dan menggunakan transportasi umum pada malam hari.