JAKARTA, Cobisnis.com – Pasukan Russia mulai meningkatkan ofensif musim semi di wilayah timur Ukraine dengan pengerahan puluhan tank dan kendaraan lapis baja di sejumlah garis depan.
Panglima militer Ukraina Oleksandr Syrskyi menyebut tekanan Rusia meningkat di beberapa sektor dan jumlah pertempuran dalam beberapa hari terakhir telah melampaui 200 kontak tempur per hari.
Serangan besar dilaporkan terfokus di sekitar Lyman yang menjadi titik penting pertahanan menuju Sloviansk.
Presiden Volodymyr Zelenskyy mengaku memiliki firasat buruk karena konflik di Iran dapat mengalihkan perhatian diplomasi internasional dari perang Ukraina.
Menurut Zelensky, perang yang berkepanjangan di Iran berpotensi menguntungkan Vladimir Putin karena kenaikan harga minyak membantu ekonomi Rusia.
Analis menilai Rusia mungkin memperoleh keuntungan taktis terbatas di wilayah Donetsk Oblast namun sulit merebut seluruh sabuk pertahanan utama Ukraina dalam waktu dekat.