Sejarah Piala Dunia: Dari Uruguay hingga India, Negara-Negara yang Pernah Mengundurkan Diri

Oleh Hidayat Taufik pada 13 Mar 2026, 14:22 WIB

​JAKARTA, Cobisnis.com - Pembahasan mengenai kemungkinan mundurnya tim nasional Iran national football team dari FIFA World Cup 2026 kembali mengingatkan publik pada sejumlah peristiwa serupa dalam sejarah sepak bola dunia. Jika keputusan tersebut benar-benar terjadi, Iran akan menjadi salah satu negara yang pernah menolak tampil di putaran final meskipun sudah memiliki peluang atau tempat di turnamen tersebut.

Sepanjang sejarah FIFA World Cup, kasus tim yang mundur setelah lolos memang jarang terjadi. Namun, beberapa negara pernah mengambil langkah tersebut dengan alasan yang beragam, mulai dari konflik politik hingga kendala finansial.

Salah satu contoh terjadi pada 1934 FIFA World Cup. Saat itu, juara bertahan Uruguay national football team memilih tidak berangkat ke Eropa untuk mengikuti turnamen. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk protes karena pada edisi sebelumnya di Montevideo tahun 1930 banyak negara Eropa tidak ikut berpartisipasi.

Peristiwa lain terjadi pada 1938 FIFA World Cup yang digelar di Prancis. Tim Austria national football team sebenarnya telah memastikan tempat di putaran final. Namun mereka akhirnya tidak tampil setelah negaranya dianeksasi oleh Jerman Nazi dalam peristiwa yang dikenal sebagai Anschluss.

Pada turnamen yang sama, Argentina national football team juga memutuskan untuk mundur. Federasi sepak bola Argentina saat itu memprotes keputusan penyelenggara yang kembali menggelar Piala Dunia di Eropa, setelah sebelumnya berlangsung di Italia pada 1934. Negara-negara Amerika Selatan berharap adanya sistem rotasi tuan rumah antar benua.

Contoh lain terjadi pada 1950 FIFA World Cup di Brasil. India national football team sebenarnya telah lolos ke putaran final, tetapi akhirnya tidak ikut serta. Salah satu alasan yang sering disebut adalah aturan FIFA yang mewajibkan pemain menggunakan sepatu, sementara sebagian pemain India saat itu terbiasa bermain tanpa alas kaki. Selain itu, ada juga faktor biaya perjalanan yang cukup besar serta fokus federasi pada persiapan Olimpiade 1952.

Selain India, Scotland national football team juga memilih tidak tampil meski telah lolos kualifikasi. Federasi sepak bola Skotlandia sebelumnya menetapkan syarat bahwa tim hanya akan mengikuti Piala Dunia jika berhasil menjuarai British Championship. Karena target tersebut tidak tercapai, mereka memutuskan untuk tidak berangkat ke turnamen tersebut.