JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Ekonomi Kreatif melihat seni ukir Jepara memiliki peluang besar untuk menembus pasar internasional. Karena itu, pemerintah mendorong penguatan narasi, pemasaran, dan distribusi agar produk ukir semakin kompetitif.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan budaya Indonesia selalu memiliki daya tarik yang kuat. Menurutnya, setiap daerah mampu menghadirkan cerita dan sudut pandang yang berbeda.
Selain itu, Irene menilai seni ukir Jepara mampu menggambarkan kreativitas sekaligus kekayaan budaya Indonesia. Ia menyebut karya para perajin memiliki nilai seni yang tinggi.
Irene juga mengajak semua pihak membangun city branding Jepara sebagai pusat seni ukir Indonesia. Langkah itu diharapkan menarik minat generasi muda untuk menjaga dan mengembangkan tradisi ukir.
Sementara itu, Kementerian Ekonomi Kreatif terus memperkuat subsektor kriya sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif nasional. Upaya tersebut juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para perajin.
Salah satu langkah nyata hadir melalui pameran TATAH. Program kuratorial itu menampilkan perkembangan seni ukir Jepara sekaligus mempertemukan seniman, pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat.
Selain menjadi ruang pamer, TATAH juga menjadi wadah diskusi mengenai nilai budaya dan potensi ekonomi seni ukir. Karena itu, kolaborasi antarberbagai pihak menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut.
Panitia menghadirkan 35 karya seni ukir bertema Jepara. Koleksi itu mencakup mebel, patung, relief, dekorasi interior, hingga berbagai produk kerajinan.
Beragam karya tersebut menunjukkan kemampuan para perajin mengembangkan warisan budaya menjadi produk yang sesuai dengan kebutuhan masa kini. Meski tetap mempertahankan nilai tradisi, mereka terus menghadirkan inovasi.
Direktur Pelaksana TATAH, Veronica Rompies, mengatakan pameran ini membawa kisah panjang tentang Jepara sebagai ruang pertemuan berbagai budaya. Menurutnya, kolaborasi antara seniman, pemerintah, asosiasi industri, dan sejarawan akan semakin memperkuat posisi seni ukir Jepara di tingkat nasional maupun internasional.