Shelly Kittleson Hilang Saat Meliput di Baghdad, Otoritas Irak Kejar Pelaku

Oleh Zahra Zahwa pada 01 Apr 2026, 13:16 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurnalis Amerika Shelly Kittleson diculik di Baghdad, Iraq, pada Selasa malam waktu setempat saat sedang berada di pusat kota untuk kegiatan peliputan. Kasus Shelly Kittleson diculik di Baghdad langsung mendapat perhatian dari pemerintah Amerika Serikat.

Pemerintah United States kini bekerja sama dengan aparat Irak untuk mencari keberadaan korban. Selain itu, pejabat keamanan setempat mulai menelusuri jalur pelarian para pelaku.

Sejumlah sumber menyebut Kittleson sebelumnya menerima ancaman serius sebelum penculikan terjadi. Namun, ia tetap berada di Irak karena masih menjalankan tugas jurnalistik.

Ancaman itu diduga terkait Kataib Hezbollah, kelompok milisi yang selama ini dikenal dekat dengan Iran. Kelompok tersebut beberapa kali disebut menargetkan warga Amerika di Irak.

Pejabat Departemen Luar Negeri AS Dylan Johnson mengatakan aparat Irak sudah menangkap satu orang yang diduga terlibat. Karena itu, investigasi kini bergerak lebih cepat.

Menurut sumber keamanan, tersangka ditangkap bersama satu kendaraan yang diduga dipakai saat penculikan. Sementara itu, aparat terus mengejar pelaku lain yang masih buron.

Media Al-Monitor, tempat Kittleson menjadi kontributor, mengonfirmasi kabar penculikan tersebut. Redaksi juga meminta pembebasan segera agar Kittleson bisa kembali bekerja dengan aman.

Kementerian Dalam Negeri Irak menyebut korban diculik oleh orang tak dikenal di kawasan pusat Baghdad. Meski begitu, identitas lengkap jaringan pelaku belum diumumkan.

Sumber lain menyatakan pemerintah AS sebelumnya sudah memperingatkan ancaman penculikan terhadap Kittleson. Bahkan, ia disebut beberapa kali diminta meninggalkan Irak dalam beberapa pekan terakhir.

Kedutaan Besar AS di Irak juga kembali mengingatkan warganya agar segera meninggalkan negara itu. Peringatan tersebut muncul karena risiko penculikan oleh kelompok bersenjata masih tinggi.