Spider-Man Kejar Rekor Baru di Bioskop

Oleh Desti Dwi Natasya pada 21 Aug 2026, 12:24 WIB

Spider-Man: Brand New Day mencetak pendapatan 16,5 juta dolar AS pada hari pertama penayangan di China dan diproyeksikan meraih 37,4 juta dolar AS.

JAKARTA, Cobisnis.com – Spider-Man: Brand New Day masih berpeluang mempertahankan dominasinya di box office Amerika Utara setelah sejumlah film baru mulai meramaikan persaingan.

Salah satu pesaingnya adalah Insidious: Out of the Further yang dirilis Sony Pictures pada Jumat (14/08/2026) di sekitar 3.000 bioskop Amerika Utara.

Film keenam dalam waralaba Insidious tersebut diproyeksikan meraup sekitar US$23 juta pada akhir pekan pembukaannya dengan anggaran produksi US$18 juta.

Insidious: Out of the Further dibintangi Amelia Eve, Brandon Perea, dan Lin Shaye serta disutradarai Jacob Chase.

Film tersebut melanjutkan kisah Insidious: The Red Door yang pada 2023 mencatat pendapatan domestik US$33 juta dan total global US$189 juta.

Pesaing lainnya adalah Mutiny yang dibintangi Jason Statham dan tayang di sekitar 2.700 lokasi dengan proyeksi pendapatan pembukaan pada kisaran angka tunggal tinggi.

Film produksi Lionsgate tersebut menghabiskan anggaran sekitar US$40 juta dan disutradarai Jean-François Richet.

Meski mendapat persaingan baru, Spider-Man: Brand New Day yang dibintangi Tom Holland dan Zendaya diperkirakan tetap memimpin box office untuk akhir pekan keempat secara berturut-turut.

Film produksi Sony Pictures itu sebelumnya mencatat rekor sebagai film tercepat yang menembus pendapatan US$800 juta di pasar domestik.

Kesuksesan tersebut membuat film ini diperkirakan mampu melewati Spider-Man: No Way Home sebagai film dengan pendapatan tertinggi ketiga sepanjang masa di Amerika Utara.

Menurut data Rentrak pada Minggu (16/08/2026), performa Spider-Man: Brand New Day bersama The Odyssey dan Toy Story 5 turut mendorong pendapatan box office musim panas 2026 mencapai US$4,24 miliar.

Angka tersebut tercatat 23,7 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, meski masih berada di bawah rekor musim panas 2013 sebesar US$4,75 miliar.