Temuan Arkeologi di Turki Beri Petunjuk Hubungan Budaya antara Neanderthal dan Homo Sapiens

Oleh Zahra Zahwa pada 08 Jul 2026, 08:01 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Penemuan terbaru di sebuah gua prasejarah di wilayah Turki membuka petunjuk baru mengenai hubungan antara manusia modern atau Homo sapiens dan Neanderthal. Penelitian itu menunjukkan kedua kelompok kemungkinan tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga berbagi tradisi budaya.

Sebelumnya, analisis DNA kuno telah mengungkap bahwa Homo sapiens pernah kawin silang dengan Neanderthal. Namun, para ilmuwan masih berupaya memahami bagaimana kedua kelompok tersebut berinteraksi puluhan ribu tahun lalu.

Kini, para peneliti menemukan kesamaan dalam teknologi pembuatan alat batu, pola berburu, serta penggunaan cangkang laut yang diduga dijadikan hiasan. Temuan itu berasal dari penggalian di sebuah gua prasejarah di Turki.

Selain itu, kesamaan tersebut mengindikasikan adanya pertukaran pengetahuan atau tradisi. Meski begitu, para peneliti belum dapat memastikan apakah kedua kelompok benar-benar melakukan kontak langsung.

Penulis utama penelitian, İsmail Baykara, mengatakan hasil riset ini menunjukkan Neanderthal dan Homo sapiens kemungkinan berbagi lebih dari sekadar wilayah tempat tinggal.

Menurutnya, kesinambungan dalam teknologi, cara berburu, dan pemindahan cangkang laut untuk dijadikan manik-manik mendukung dugaan bahwa kedua populasi saling berinteraksi dalam jangka waktu tertentu.

Sementara itu, penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS). Para peneliti berharap temuan ini dapat membantu menjelaskan perkembangan budaya manusia pada masa prasejarah.

Karena itu, studi lanjutan masih diperlukan untuk mengungkap sejauh mana hubungan sosial dan budaya antara Neanderthal dengan Homo sapiens pada era Zaman Batu.