JAKARTA, Cobisnis.com – Tesla mencatat kenaikan penjualan global sebesar 25% pada kuartal II 2026. Pencapaian itu menjadi sinyal awal pemulihan bisnis produsen mobil listrik tersebut.
Tesla mengirimkan lebih dari 480.000 kendaraan sepanjang April hingga Juni 2026. Angka itu naik dari sekitar 384.000 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Perusahaan menggunakan jumlah pengiriman kendaraan sebagai indikator penjualan. Namun, Tesla tidak merinci pengiriman berdasarkan wilayah.
Meski begitu, Eropa diduga menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan tersebut. Data European Automobile Manufacturers' Association (ACEA) menunjukkan penjualan Tesla di Eropa melonjak 77% selama lima bulan pertama 2026.
Selain itu, permintaan kendaraan listrik meningkat karena harga bahan bakar yang lebih tinggi. Insentif pemerintah untuk kendaraan listrik juga ikut mendorong penjualan.
Di sisi lain, penolakan konsumen terhadap pandangan politik Elon Musk mulai mereda. Kondisi itu terutama terlihat di pasar Eropa.
Karena itu, Tesla mampu memperbaiki kinerjanya setelah menghadapi tekanan penjualan pada tahun sebelumnya. Tren tersebut memberi harapan bagi perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan pada sisa 2026.