JAKARTA, Cobisnis.com – Episode terakhir “The Late Show with Stephen Colbert” mencetak rekor rating tertinggi selama sebelas tahun masa tayangnya. Data Nielsen menunjukkan episode final Kamis malam menarik sekitar 6,74 juta penonton.
Angka itu melampaui episode perdana Colbert pada 2015 yang meraih sekitar 6,55 juta penonton. Namun, pencapaian itu terasa pahit bagi Colbert karena CBS memutuskan menghentikan acara tersebut tahun lalu.
CBS menyebut tekanan finansial sebagai alasan utama penghentian program larut malam itu. Selain itu, acara talk show malam terus kehilangan penonton di tengah perubahan kebiasaan menonton.
Banyak penonton kini memilih menonton cuplikan melalui YouTube dan media sosial. Pada kuartal pertama 2026, “The Late Show” rata-rata mencatat 2,7 juta penonton per malam.
Meski begitu, episode perpisahan Colbert berubah menjadi acara televisi besar. ABC dan NBC bahkan menayangkan episode ulang program Jimmy Kimmel serta Jimmy Fallon pada malam yang sama.
Kimmel juga meminta penontonnya menonton acara Colbert di CBS untuk satu malam. Acara perpisahan itu ditutup dengan penampilan musik “Hello Goodbye” bersama Paul McCartney.