JAKARTA, Cobisnis.com – National Football League resmi kembali bekerja sama dengan Topps setelah terpisah hampir sepuluh tahun. Kesepakatan baru ini memberi Topps hak eksklusif memproduksi kartu koleksi resmi liga.
Namun, kerja sama tersebut juga melibatkan Fanatics sebagai pemilik Topps. Selain itu, NFL Players Association ikut mendukung lisensi multi-tahun tersebut.
Topps terakhir memegang lisensi resmi liga pada 2016. Kini, perusahaan itu kembali masuk ke pasar football collectibles saat minat kolektor global terus meningkat.
Menurut CEO Fanatics Collectibles Mike Mahan, perusahaan sudah menyiapkan proyek ini selama beberapa tahun. Karena itu, peluncuran kali ini dianggap sebagai langkah besar bagi industri kartu olahraga.
Pasar trading card memang tumbuh tajam sejak pandemi. Banyak kolektor baru masuk karena hobi ini berkembang lewat komunitas digital dan media sosial.
Selain itu, kartu langka kini sering terjual dengan harga tinggi. Beberapa kartu bahkan mencapai nilai ribuan hingga jutaan dolar di pasar lelang.
Topps akan memulai kerja sama baru lewat peluncuran 2025 Topps Chrome Football pada 15 April. Produk ini menghadirkan kartu edisi terbatas dengan elemen seragam asli pemain.
Seri baru juga menampilkan Rookie PREM1ERE Patch Autograph Cards. Kartu itu memakai potongan patch yang dikenakan rookie saat debut musim.
Nama seperti Jaxon Dart, Cam Ward, dan Cam Skattebo masuk dalam daftar awal. Karena itu, produk ini diprediksi menarik perhatian kolektor muda.
NFL juga menyiapkan NFL Honors Gold Shield Autograph Cards. Seri ini memakai emblem pertandingan milik pemain peraih penghargaan musim sebelumnya.
Nama seperti Josh Allen dan Saquon Barkley termasuk dalam rilisan perdana. Pendekatan ini menambah nilai cerita di setiap kartu.
Pihak liga menilai inovasi produk akan menjadi fokus utama. Mereka ingin kartu koleksi tidak hanya menjadi barang simpanan, tetapi juga bagian dari pengalaman penggemar.