JAKARTA, Cobisnis.com – Aktivitas zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di PT Bank Syariah Indonesia Tbk mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan 1447 Hijriah. Dalam tiga pekan pertama Ramadan, total dana ZISWAF yang dihimpun melalui berbagai kanal bank syariah tersebut mencapai sekitar Rp30 miliar.
Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan periode Januari yang tercatat sekitar Rp16 miliar.
Transaksi ZISWAF tersebut dilakukan melalui berbagai layanan perbankan, mulai dari superapps BYOND by BSI, jaringan ATM, kantor cabang, hingga transfer antarbank.
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas berbagi melalui layanan keuangan syariah.
“Preferensi masyarakat terhadap layanan keuangan syariah terus meningkat. Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk berbagi lebih banyak, dan BSI hadir memfasilitasi semangat tersebut melalui berbagai fitur berbagi di BYOND,” ujar Anton.
Melalui fitur Berbagi di aplikasi BYOND, nasabah dapat menunaikan zakat, infak, wakaf, maupun donasi dengan berbagai pilihan program sosial. Pada Ramadan tahun ini, BSI juga menghadirkan sejumlah program donasi seperti berbagi THR untuk anak yatim, paket berbuka puasa dan sahur, serta parsel Ramadan bagi dhuafa.
Sebagai bagian dari kegiatan sosial Ramadan, BSI juga mengajak 50 anak yatim untuk berbelanja baju Lebaran di Rabbani, Jakarta Timur. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan ZISWAF sebagai instrumen keuangan syariah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Anton menjelaskan, fitur Berbagi di BYOND menyediakan berbagai pilihan transaksi sosial, mulai dari zakat, infak, wakaf hingga donasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
“Inilah peran BSI di dalam memfasilitasi semangat nasabah yang ingin berbagi sekaligus memperkuat peran kami sebagai sahabat sosial bagi masyarakat,” ujarnya.
Saat ini fitur Berbagi pada BYOND telah terintegrasi dengan 49 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi di Indonesia. Selama Ramadan, transaksi pembayaran zakat melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat hingga 56 persen, disertai kenaikan transaksi pada fitur infak, donasi, dan fidyah.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat untuk berbagi melalui platform digital.
Seiring dengan transformasi digital yang dilakukan perusahaan, jumlah pengguna BYOND kini telah mencapai sekitar 5,9 juta pengguna atau tumbuh 197 persen secara tahunan (year on year/YoY), dengan mayoritas pengguna berasal dari kalangan generasi Z dan milenial.
Pertumbuhan tersebut turut mendorong aktivitas transaksi digital BSI yang secara tahunan telah melampaui 500 juta transaksi.
“Ramadan menjadi momentum penting bagi bank syariah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui BYOND, kami ingin menghadirkan alternatif layanan yang tidak hanya memudahkan transaksi finansial, tetapi juga memperkuat aktivitas sosial dan spiritual masyarakat,” kata Anton.
Ia menambahkan, ke depan BSI akan terus mengembangkan inovasi pada superapps BYOND guna menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas serta memperkuat basis nasabah yang saat ini telah mencapai sekitar 23 juta pelanggan.
“Ke depan, BSI akan terus menghadirkan inovasi pengembangan BYOND agar dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat basis nasabah yang saat ini telah mencapai 23 juta customer,” pungkasnya.