JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor sebesar 25% terhadap sejumlah produk semikonduktor canggih, termasuk chip kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kebijakan ini langsung berdampak pada chip buatan Nvidia dan AMD.
Tarif tersebut mencakup chip AI tingkat lanjut seperti Nvidia dan AMD MI325X. Kebijakan ini tertuang dalam perintah keamanan nasional baru yang ditandatangani Trump pada Rabu, 14 Januari 2026.
Gedung Putih menyebut kebijakan tarif ini berkaitan langsung dengan isu keamanan nasional dan ketergantungan AS terhadap rantai pasok chip dari luar negeri. Saat ini, AS hanya mampu memproduksi sekitar 10% dari total kebutuhan chip nasionalnya.
Sebagian besar chip canggih yang digunakan perusahaan teknologi AS diproduksi di luar negeri, salah satunya oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Kondisi ini dinilai berisiko secara ekonomi dan strategis.
Meski begitu, Gedung Putih menegaskan tarif 25% ini tidak berlaku secara menyeluruh. Chip yang diimpor untuk kebutuhan pusat data tertentu, startup, aplikasi konsumen non-pusat data, hingga sektor publik dikecualikan dari kebijakan ini.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick diberi kewenangan luas untuk menetapkan pengecualian tambahan bagi produk tertentu. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas industri teknologi domestik.
Kebijakan tarif semikonduktor ini melanjutkan strategi proteksionisme Trump untuk memperkuat manufaktur dalam negeri. Sebelumnya, Trump telah menetapkan tarif 100% untuk obat bermerek dan 25% untuk truk berat.
Pada April 2025, pemerintahan Trump juga meluncurkan penyelidikan terhadap impor obat-obatan dan semikonduktor. Penyelidikan ini menjadi dasar hukum untuk penerapan tarif baru.
Gedung Putih menyebut tarif semikonduktor berpotensi diperluas ke produk turunan lainnya dalam waktu dekat. Tujuannya mendorong relokasi produksi chip ke dalam negeri AS.
Namun, perintah tersebut menegaskan tarif 25% ini tidak akan ditambahkan di atas tarif lain yang sudah berlaku. Produk semikonduktor juga dikecualikan dari tarif tembaga, baja, aluminium, serta suku cadang otomotif.